Kompas.com - 08/09/2021, 15:27 WIB
Penjambretan handphone milik bocah berusia sembilan tahun di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan  pada Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 05.20 WIB. Dok. WargaPenjambretan handphone milik bocah berusia sembilan tahun di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 05.20 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Komplotan jambret merampas handphone (HP) saat bocah tersebut sedang asyik menonton Youtube.

Peristiwa penjambretan tersebut sempat terekam kamera CCTV dan videonya beredar viral di media sosial.

Adapun peristiwa penjambretan itu terjadi pada Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 05.20 WIB.

"Jadi handphone ini dipakai adik, adik ipar. Nah di situ saya nggak tahu, kan ketiduran juga saya, posisi ada di bangku," kata Alex, kakak ipar korban, saat dikonfirmasi, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: RSUD Kabupaten Tangerang Kesulitan Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang

Komplotan jambret diketahui berjumlah dua orang dan naik motor. Korban terlihat sedang duduk di jok motor, sedangkan handphone berada di depannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komplotan jambret kemudian datang dan mendekat ke arah korban. Dengan cepat, tangan pelaku merampas handphone milik bocah tersebut.

Pelaku yang berperan menjadi pengendara motor mengenakan jaket hitam, celana jeans biru, dan topi.

Pelaku lainnya yang berperan sebagai eksekutor mengenakan kaos berwarna kuning dan celana putih.

Baca juga: Petugas Dishub DKI yang Peras Sopir Bus Pengangkut Peserta Vaksinasi Berstatus PNS

Saat kejadian, kakak ipar korban sedang tidur tak jauh dari lokasi korban dijambret. Korban terlihat syok ketika komplotan jambret beraksi.

Korban lalu membangunkan kakak iparnya. Korban beserta kakak iparnya sempat mengejar pelaku tetapi tak bisa ditemukan.

"Cuma 3 menit berselang, ketiduran, dijambret lah dia," ujar Alex.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berlaku Hari Ini, Mobil Tak Lulus Emisi di Jakarta Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Berlaku Hari Ini, Mobil Tak Lulus Emisi di Jakarta Ditilang Rp 500.000, Motor Rp 250.000

Megapolitan
KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

KPAD Kota Bekasi Terima 26 Laporan Pelecehan Seksual Sepanjang 2021

Megapolitan
Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Persatuan RS Tak Terima Disebut Ambil Untung Besar dari Tes PCR

Megapolitan
Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Serikat Buruh Geruduk Balai Kota DKI Jakarta, Minta Kepastian Kenaikan UMP

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Sidang Lanjutan Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, 7 Saksi Beri Kesaksian secara Virtual

Megapolitan
Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Rachel Vennya Datang Pemeriksaan Lebih Cepat dari Jadwal, Polisi Duga untuk Hindari Media

Megapolitan
WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

WNA Nigeria Jadi Otak Kasus Penipuan Bermodus Black Dollar, Ini Fakta-fakta Kasusnya

Megapolitan
Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Ramai soal Nopol RFS Mobil Rachel Vennya, Siapa yang Boleh Menggunakannya?

Megapolitan
Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Diperiksa Terkait Mobil Bernopol RFS, Rachel Vennya Datang ke Polda Lebih Awal

Megapolitan
Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Polisi Buru Sekawanan Begal yang Bacok Korbannya hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Jokowi Minta Harga PCR Jadi Rp 300.000, Ini Tanggapan Persatuan Rumah Sakit

Megapolitan
RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

Megapolitan
Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Megapolitan
Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.