Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/09/2021, 17:04 WIB
Singgih Wiryono,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung melengos balik kanan saat ditanya terkait ajang balap Formula E di DKI Jakarta.

Orang nomor satu di DKI Jakarta ini tersenyum dan tertawa saat melakukan wawancara bersama awak media di depan Lobi Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Anies malah menyindir awak media yang bertanya polemik Formula E.

"Cari judul," kata Anies lalu meninggalkan awak media.

Baca juga: Formula E Jakarta: Untung di Mata Anies, Buntung Prediksi Para Pengusul Hak Interpelasi

Tidak hanya sekali Anies menghindari pertanyaan terkait penyelenggaraan Formula E.

Saat ditanya awak media terkait isu interplasi Formula E, Anies mengatakan saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang sibuk menekan penyebaran Covid-19.

"Ini (interpelasi) persoalan yang tidak menyita perhatian kami sama sekali, justru malah kami lebih fokus nanganin Covid-19," ujar Anies di Jakarta Barat, Jumat (27/8/2021).

Di tengah pandemi Covid-19, Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur yang meminta ajang balap mobil itu harus terselenggara pada tahun terakhir masa jabatannya, yakni 2022.

Anies mengeluarkan Ingub Nomor 49 Tahun 2021 dan menugaskan seluruh perangkat daerah di bawah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta untuk menggelar balap mobil listrik itu.

"Formula E: target keluaran: terselenggara lomba Formula E, target waktu: Juni 2022," tulis Anies.

Instruksi ini kemudian dikritik dua fraksi DPRD DKI Jakarta, yaitu Fraksi PDIP dan Fraksi PSI. Kedua fraksi tersebut mengusulkan hak interpelasi.

Baca juga: Fraksi PDI-P: Potensi Pemborosan Anggaran Formula E Capai Rp 4,48 Trilun

Hak bertanya ditunjukan lantaran program Formula E dinilai belum siap dari sisi perhitungan finansial dan cenderung ke arah merugikan keuangan daerah.

Namun, tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta menolak hak interpelasi setelah berkumpul dengan Anies di Rumah Dinas Gubernur di Jalan Suropati, Menteng Jakarta Pusat.

Di meja makan itu, kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik, tujuh fraksi bersepakat untuk menolak interpelasi dan meminta semua pihak berfokus pada penanganan pandemi Covid-19.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Manuara Siahaan mengatakan, ada potensi pemborosan anggaran hingga Rp 4,48 triliun untuk penyelenggaraan Formula E.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Korban 'Bullying' Siswa SMA di Serpong Sudah Diperiksa Polisi

Korban "Bullying" Siswa SMA di Serpong Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

Megapolitan
BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

Megapolitan
Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Megapolitan
Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Megapolitan
Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Megapolitan
Warga Temukan Bayi Laki-laki dalam Kardus di Tamansari

Warga Temukan Bayi Laki-laki dalam Kardus di Tamansari

Megapolitan
Pengendara Keluhkan Keberadaan Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor: Jadi Biang Macet

Pengendara Keluhkan Keberadaan Parkir Liar di Taman Manunggal Bogor: Jadi Biang Macet

Megapolitan
Korban 'Bullying' Siswa SMA di Serpong Minta Perlindungan ke LPSK

Korban "Bullying" Siswa SMA di Serpong Minta Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Trotoar Taman Manunggal Bogor 'Dikuasai' PKL, Pejalan Kaki Tergusur

Trotoar Taman Manunggal Bogor "Dikuasai" PKL, Pejalan Kaki Tergusur

Megapolitan
Meski Mendung, Warga Tetap Semangat Kunjungi CFD Bundaran HI untuk Berolahraga dan Rekreasi

Meski Mendung, Warga Tetap Semangat Kunjungi CFD Bundaran HI untuk Berolahraga dan Rekreasi

Megapolitan
GAC Ramaikan CFD Bundaran HI, Penonton Ikut Bernyanyi Sampai Terharu

GAC Ramaikan CFD Bundaran HI, Penonton Ikut Bernyanyi Sampai Terharu

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com