Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Kompas.com - 17/09/2021, 20:04 WIB
Lokasi perampokan sadis di Jalan SD Cipulir, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis (16/9/2021) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOLokasi perampokan sadis di Jalan SD Cipulir, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis (16/9/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perampokan sadis menimpa seorang perempuan paruh baya, Titing (44) di Jalan SD Cipulir, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Kamis (16/9/2021) malam.

Korban yang kehilangan handphone mengalami luka bacok di bagian tangan kiri hingga bersimbah darah.

Seorang warga, Sasa (23) mengatakan, perampokan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat itu, ia berada di dalam rumah, tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

"Suami saya pulang, ajak saya keluar liat mobil yang abis di-service. Saya keluar, lihat mobil. Saya denger ada suara yang minta tolong. Suaranya kecil. Tolong, tolong, tolong,” ujar Sasa saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (17/9/2021) sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sasa kemudian melihat sesosok perempuan berjalan dan berteriak meminta tolong. Ia pun mengenali perempuan tersebut.

“Dia sendirian, kaya kenal nih. Sendirian, sepi jalanan. Saya kaya kenal itu orang. Saya lihat ternyata Mbak Titing beneran. Saya masukin ke dalam rumah,” tambah Sasa.

Ia melihat darah berceceran dari luka korban. Luka yang dialami Titing terlihat menganga.

“Memanjang lukanya. Urat-uratnya juga udah putus,” kata Sasa.

Baca juga: Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Sasa menyebutkan, korban berjalan kaki sendirian di Jalan Samudra. Saat itu, korban baru pulang dari toko sembako di Pasar Kebayoran Lama.

“Korban saya bawa ke Rumah Sakit Suyoto. Mukanya sudah pucat dan enggak banyak bicara,” tambah Sasa.

Dari keterangan korban, Sasa menyebutkan, pelaku beraksi seorang diri. Setelah berhasil merampok handphone dan melukai korban dengan pisau, pelaku langsung melarikan diri.

Aksi perampokan terekam kamera CCTV milik warga. Pelaku terlihat memakai baju berwarna merah dan berjaket hitam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Megapolitan
Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan 68 Motor Sampah untuk Angkut Sampah di Wilayah yang Sulit Dijangkau Truk

Pemkot Bogor Siapkan 68 Motor Sampah untuk Angkut Sampah di Wilayah yang Sulit Dijangkau Truk

Megapolitan
Kota Bogor Hadapi Cuaca Ekstrem, Bima Arya Minta Jajarannya Siaga

Kota Bogor Hadapi Cuaca Ekstrem, Bima Arya Minta Jajarannya Siaga

Megapolitan
Pengelola Catat Ada 15.000 Pengunjung pada Hari Pertama Anak Boleh Masuk Ancol

Pengelola Catat Ada 15.000 Pengunjung pada Hari Pertama Anak Boleh Masuk Ancol

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka pada Sabtu, 23 Oktober

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka pada Sabtu, 23 Oktober

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Kapasitas Pasar yang Jual Non-kebutuhan Sehari-hari Jadi 75 Persen

PPKM Level 2 Jakarta, Kapasitas Pasar yang Jual Non-kebutuhan Sehari-hari Jadi 75 Persen

Megapolitan
Tempat Bermain Anak dan Tempat Hiburan di Mal di Jakarta Boleh Beroperasi Selama PPKM Level 2

Tempat Bermain Anak dan Tempat Hiburan di Mal di Jakarta Boleh Beroperasi Selama PPKM Level 2

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Gym Naik Jadi Maksimal 50 Persen

PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Gym Naik Jadi Maksimal 50 Persen

Megapolitan
Aturan PPKM Level 2, Kantor Non-esensial di Jakarta Bisa Terapkan WFO Maksimal 50 Persen

Aturan PPKM Level 2, Kantor Non-esensial di Jakarta Bisa Terapkan WFO Maksimal 50 Persen

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Jumlah Jemaah Tempat Ibadah Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

PPKM Level 2 Jakarta, Jumlah Jemaah Tempat Ibadah Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
Aturan PPKM Level 2 di Jakarta, Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan Masuk Bioskop

Aturan PPKM Level 2 di Jakarta, Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan Masuk Bioskop

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.