Izin Bike to Sport Lintasi Jalan Sudirman-Thamrin Bakal Dicabut, jika...

Kompas.com - 15/10/2021, 13:29 WIB
Pesepeda mountain bike melintasi jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (19/6/2021) pagi. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiPesepeda mountain bike melintasi jalur sepeda permanen di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (19/6/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyebut perizinan bike to sport melintasi jalan dengan sistem ganjil genap akan diuji coba mulai Sabtu (16/10/2021) hingga sepekan ke depan.

Adapun waktu pemberlakukan bagi bike to sport yang diperbolehkan melintas itu mulai Senin-Jumat pukul 05.00 WIB hingga 06.30 WIB dan Sabtu-Minggu 05.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, anggota yang berjaga di lokasi nanti akan mengevaluasi uji coba bagi bike to sport itu.

"Terkait dengan kebijakan sepeda ini sifatnya adalah uji coba. Kita lihat di lapangan, kalau memang masyarakat mematuhi aturan yang sudah kita tetapkan maka kebijakan ini akan kita lanjutkan," kata Sambodo dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Setelah Bike to Work, Kini Bike to Sport Sudah Boleh Melintasi Sudirman-Thamrin

Namun sebaliknya, kata Sambodo, aturan itu bakal kembali dicabut jika kelonggaran aturan yang diberikan untuk bike to sport dilanggar.

"Apabila sebaliknya seminggu ke depan ini pelaksanaannya menimbulkan kerumunan atau banyak yang tidak patuh bisa saja kebijakan ini bakal kita cabut dan balik seperti sekarang ini dilarang sama sekali," kata Sambodo.

Sambodo memastikan, kelonggaran yang diberikan pada pesepeda bike to sport itu bukan berarti dibukanya kembali kegiatan car free day (CFD) yang biasa berlaku pada hari Minggu.

"Ini bukan kebijakan car free day. Ini kebijakannya kaitan dengan bike to sport karena pada kenyataannya mereka meski tidak melintas Sudirman-Thamrin tapi mereka sudah banyak mereka yang melintasi kawasan lain di ibu kota," kata Sambodo.

Baca juga: Bike to Sport Diperbolehkan Melintasi Jalan Sudirman-Thamrin pada Jam Tertentu

Diketahui sebelumnya, pesepeda tidak diizinkan melintas ketiga ruas yang diberlakukan ganjil genap di tiga titik, yakni di Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, dan Jalan Rasuna Said.

Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan sehingga memincu penularan Covid-19.

Selain itu larangan tersebut diberlakukan bagi para pesepeda yang melakukan kegiatan gowes olahraga dan perjalanan kerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

18 Titik Banjir di Kecamatan Benda, Pemkot Tangerang Sebut Drainase Tol JORR II Tak Memadai

Megapolitan
Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Titik Banjir di Jakarta Bertambah Jadi 47 RT, Terbanyak di Jakarta Barat

Megapolitan
Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Pembongkaran Trotoar di Cilandak Diduga Libatkan Oknum PNS

Megapolitan
197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Baru Kembali dari Lima Negara Ini

197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Baru Kembali dari Lima Negara Ini

Megapolitan
Disdik DKI Sebut Ada Sekolah di Jakarta yang Tolak Dites Pelacakan Covid-19

Disdik DKI Sebut Ada Sekolah di Jakarta yang Tolak Dites Pelacakan Covid-19

Megapolitan
46 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang Banjir di Jakarta Barat Hingga Selasa Sore

46 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang Banjir di Jakarta Barat Hingga Selasa Sore

Megapolitan
Yusuf Mansur Bicara Nilai Sedekah saat Tawarkan Investasi Tabung Tanah

Yusuf Mansur Bicara Nilai Sedekah saat Tawarkan Investasi Tabung Tanah

Megapolitan
Yusuf Mansur Disebut Tawarkan Investasi Tabung Tanah saat Pengajian

Yusuf Mansur Disebut Tawarkan Investasi Tabung Tanah saat Pengajian

Megapolitan
Kriminolog Sebut Penagihan oleh Rentenir Cenderung Timbulkan Kekerasan, Bagaimana Mengatasinya?

Kriminolog Sebut Penagihan oleh Rentenir Cenderung Timbulkan Kekerasan, Bagaimana Mengatasinya?

Megapolitan
Artis FTV Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam di Bogor

Artis FTV Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam di Bogor

Megapolitan
Pemkot Jaktim Akan Menata Trotoar di Depan RS UKI Setelah PKL Direlokasi

Pemkot Jaktim Akan Menata Trotoar di Depan RS UKI Setelah PKL Direlokasi

Megapolitan
Diperiksa Terkait Laporan Luhut, Haris Azhar dan Fatia Dimintai Keterangan Soal Akun Youtube

Diperiksa Terkait Laporan Luhut, Haris Azhar dan Fatia Dimintai Keterangan Soal Akun Youtube

Megapolitan
Akibat Hujan Deras Hari Ini, Ada 8 Titik Banjir di Jakarta Pusat

Akibat Hujan Deras Hari Ini, Ada 8 Titik Banjir di Jakarta Pusat

Megapolitan
Gugat Yusuf Mansur, 3 Pekerja Migran Tak Pernah Terima Bagi Hasil Program Tabung Tanah yang Dijanjikan

Gugat Yusuf Mansur, 3 Pekerja Migran Tak Pernah Terima Bagi Hasil Program Tabung Tanah yang Dijanjikan

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: 856 Kasus Omicron di Jakarta, Kasus Aktif Covid-19 Capai 4.297

UPDATE 18 Januari: 856 Kasus Omicron di Jakarta, Kasus Aktif Covid-19 Capai 4.297

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.