Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kompas.com - 27/11/2021, 09:57 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Antikorupsi (Tamperak) Kepas Panagean Pangaribuan ditangkap atas tuduhan memeras penyidik Polsek Menteng berinisial HW.

Dalam melancarkan aksinya, Kepas menuding HW telah menerima suap dari keluarga tersangka kasus narkoba. Kepas mempunyai video testimoni keluarga tersangka yang menyebutkan telah terjadi suap-menyuap.

Namun, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Hariyadi menegaskan bahwa keluarga tersangka dipaksa membuat testimoni itu.

"Memaksa keluarga tersangka untuk membuat testimoni telah terjadi suap-menyuap," kata Hengki dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Diperas Ketua LSM, Penyidik Polsek Menteng Bayar Rp 50 Juta Pakai Modal Usaha Istri

Dengan modal testimoni itu, Kepas pun mendatangi Polsek Menteng dan mengancam HW pada 19 November lalu.

Kepas mengancam akan memviralkan video itu jika uang tak diberikan. Kepas juga mengancam akan melaporkan masalah ini kepada Presiden Jokowi dan pimpinan Polri.

Kepas awalnya meminta uang Rp 2,5 miliar yang harus dibayarkan saat itu juga. Namun, terjadi tawar-menawar hingga turun ke angka Rp 250 juta dan kemudian Rp 50 juta.

HW pun langsung mentransfer uang Rp 50 juta ke rekening LSM Tamperak.

"Korban menerangkan mengapa mau mengirimkan sejumlah uang karena takut diviralkan video dan dikirimkan surat dugaan pelanggaran proses penyidikan kepada Presiden, pejabat negara, dan petinggi Polri," kata Hengki.

Baca juga: Takut Diviralkan, Penyidik Polsek Menteng Bayar Rp 50 Juta ke Ketua LSM Pemerasnya

Meski begitu, Hengki menegaskan, HW sebenarnya tidak melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan Kepas.

Pada intinya, Kepas menuding HW telah melanggar SOP saat menangkap lima orang terkait kasus begal karyawati Basarnas.

Kepas mempertanyakan mengapa empat dari lima orang yang ditangkap itu dikirim ke panti rehabilitasi narkoba dan menuding ada proses suap-menyuap.

Namun, Hengki menegaskan, pengiriman empat orang ke panti rehabilitasi itu bukan karena adanya penyuapan.

Baca juga: Ketua LSM yang Coba Peras Polisi Rp 2,5 Miliar Ditetapkan sebagai Tersangka


Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Megapolitan
Jakpro Klaim Tiket Nonton Balap Formula E Jakarta Sudah 'Sold Out'

Jakpro Klaim Tiket Nonton Balap Formula E Jakarta Sudah "Sold Out"

Megapolitan
CFD Selesai, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi Kembali Dibuka untuk Kendaraan Bermotor

CFD Selesai, Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi Kembali Dibuka untuk Kendaraan Bermotor

Megapolitan
Mobil Balap Formula E Dipamerkan Saat 'Car Free Day', Jakpro: Masyarakat Luas Perlu Tahu

Mobil Balap Formula E Dipamerkan Saat "Car Free Day", Jakpro: Masyarakat Luas Perlu Tahu

Megapolitan
CFD Kota Bekasi, Warga Padati Kawasan Jalan Ahmad Yani

CFD Kota Bekasi, Warga Padati Kawasan Jalan Ahmad Yani

Megapolitan
Tagar 'Gak Percuma Lapor Damkar' Populer, Kadis DKI: 'Bersyukur, Peran dan Fungsi Kami Makin Terlihat'

Tagar "Gak Percuma Lapor Damkar" Populer, Kadis DKI: "Bersyukur, Peran dan Fungsi Kami Makin Terlihat"

Megapolitan
Ketua Fraksi PDI-P DKI: Kami Kritik Formula E, tetapi Tak Hambat Pelaksanaannya

Ketua Fraksi PDI-P DKI: Kami Kritik Formula E, tetapi Tak Hambat Pelaksanaannya

Megapolitan
Warga Marunda Kepu Masih Alami Krisis Air Bersih

Warga Marunda Kepu Masih Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Hari Ini 'Car Free Day' di Jakarta Kembali Digelar, Berikut Lokasinya...

Hari Ini "Car Free Day" di Jakarta Kembali Digelar, Berikut Lokasinya...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 7 Perusahaan Jadi Sponsor Lokal Formula E | Atap Tribun Formula E Ambruk

[POPULER JABODETABEK] 7 Perusahaan Jadi Sponsor Lokal Formula E | Atap Tribun Formula E Ambruk

Megapolitan
Hari Pertama Perubahan Rute KRL, Penumpang Berjubel di Stasiun Manggarai

Hari Pertama Perubahan Rute KRL, Penumpang Berjubel di Stasiun Manggarai

Megapolitan
Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas dalam Gelaran CFD Kota Bekasi di Sini...

Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas dalam Gelaran CFD Kota Bekasi di Sini...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah-Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah-Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Jadwal PPDB 2022 di Depok untuk SMK dan Cara Daftarnya

Jadwal PPDB 2022 di Depok untuk SMK dan Cara Daftarnya

Megapolitan
7 Rekomendasi Coffee Shop di Tangerang dan Tangsel

7 Rekomendasi Coffee Shop di Tangerang dan Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.