Video Viral Polantas Lakukan Pungli di Tol, Polda Metro Jaya Sebut Itu Kejadian 2018

Kompas.com - 29/11/2021, 16:59 WIB
Video yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas (polantas) diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir mobil pikap di ruas Jalan Tol Layang Cawang-Priok, Jakarta viral di media sosial. TwitterVideo yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas (polantas) diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir mobil pikap di ruas Jalan Tol Layang Cawang-Priok, Jakarta viral di media sosial.

JAKARTA, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas (polantas) diduga tengah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir mobil pikap di ruas Jalan Tol Layang Cawang-Priok, Jakarta, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 28 detik itu terlihat seorang polantas memberhentikan mobil pikap berpelat F 8026 VB di jalan tol yang mengarah Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran.


Petugas tersebut tampak memeriksa muatan mobil pikap yang diduga melakukan pelanggaran. Dua orang kernet mobil menghampiri polantas tersebut dan berbincang di samping kendaraan.

Baca juga: Pesan Mahfud MD ke Anies Berantas Pungli di Pelayanan Publik Jakarta

Sesaat kemudian, kernet terlihat memberikan sesuatu yang diduga uang kepada polantas dan langsung disimpan di dalam saku. Setelah itu, kedua orang bergegas masuk ke dalam mobilnya.

Saat menanggapi video tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada 2018.

"Itu video kejadian lama tahun 2018. Anggota sudah ditindak saat itu," ujar Sambodo, Senin (29/11/2021).

Sambodo tidak menjelaskan kronologi dugaan pungli oleh polantas tersebut. Dia hanya menegaskan, pada 2018 polantas itu sudah ditindak Bidang Profesi dan Keamanan Polda Metro Jaya.

"Pada saat itu yang bersangkutan sudah ditindak. Sudah diperiksa dan disidang," kata Sambodo.

Menurut Sambodo, polantas tersebut sudah menyesali berbuatannya dan kini telah kembali bertugas di Direktorat Lalu Lilntas Polda Metro Jaya.

"Saat ini masih bertugas di Lantas, tapi waktu itu sudah dihukum dan dipindah tugas," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Megapolitan
Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Megapolitan
International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

Megapolitan
Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Megapolitan
Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Megapolitan
Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Megapolitan
7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

Megapolitan
Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Megapolitan
Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Megapolitan
Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Megapolitan
Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Megapolitan
Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Megapolitan
3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

3 Siswa dan 1 Guru Positif Covid-19, SDN Pademangan Timur 05 Pagi Akan Tutup Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.