Kompas.com - 04/12/2021, 19:06 WIB
Pencarian korban tenggelam di pelabuhan sunda kelapa, Minggu (28/11/2021). ISTIMEWAPencarian korban tenggelam di pelabuhan sunda kelapa, Minggu (28/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com- Seorang remaja laki-laki meninggal dunia karena tenggelam saat berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban diketahui bernama Agus (13).

Hal itu disampaikan Kapolsek kawasan Sunda Kelapa AKP Seto Handoko Putra dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (4/12/2021).

"Korban meninggal dunia karena tenggelam saat berenang di kolam Pelabuhan Sunda Kelapa dekat PT. KOJA. Penjaringan Jakarta Utara," kata Seto.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB piket Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa mendapat laporan masyarakat tentang adanya seorang anak laki-laki yang diduga meninggal dunia karena tenggelam di kolam Pelabuhan Sunda Kelapa.

Baca juga: Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Saat petugas mendatangi TKP, korban sudah dievakuasi dari kolam laut dan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Seto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi R, dia dan korban awalnya sedang berenang di sekitar pelabuhan.

Diketahui, kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa sedang diterjang banjir rob sejak Sabtu pagi.

"Korban bersama sama R berenang di laut Pelabuhan Sunda Kelapa, kemudian korban mengajak R untuk lompat dari dermaga ke laut," tutur Seto.

Baca juga: Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

"Korban lompat dengan posisi salto, setelah sampai di laut korban meminta tolong, kemudian ditolong oleh saksi R, tapi R terbawa Arus, sedangkan korban kakinya seperti tersangkut dan tidak bisa ditolong oleh R," sambungnya.

Menyadari tak mampu menolong korban seorang diri, R kemudian meminta bantuan warga sekitar. Namun, korban sudah tak tertolong.

R bersama warga kemudian melaporkan kejadian itu ke kantor Polsek Sunda Kelapa.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSCM Jakarta Pusat untuk diperiksa lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Area TPU Semper yang Sempat Kebanjiran Diuruk dengan Tanah Buangan MRT Jakarta

Area TPU Semper yang Sempat Kebanjiran Diuruk dengan Tanah Buangan MRT Jakarta

Megapolitan
Hasil Tracing di SMAN 4 Jakarta, 4 Siswa Dinyatakan Positif Covid-19

Hasil Tracing di SMAN 4 Jakarta, 4 Siswa Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Perumahan Vida di Bekasi Dipertimbangkan Jadi Lokasi 'Street Race'

Perumahan Vida di Bekasi Dipertimbangkan Jadi Lokasi "Street Race"

Megapolitan
Hingga Vonis Diketok, Bruder Angelo Tak Juga Akui Perbuatan Cabulnya

Hingga Vonis Diketok, Bruder Angelo Tak Juga Akui Perbuatan Cabulnya

Megapolitan
Dishub DKI Sebut Bus Transjakarta Rute Senen-JIS Akan Diuji Coba Tahun Ini

Dishub DKI Sebut Bus Transjakarta Rute Senen-JIS Akan Diuji Coba Tahun Ini

Megapolitan
Kuasa Hukum Bruder Angelo Sebut Vonis 14 Tahun Penjara Berlebihan

Kuasa Hukum Bruder Angelo Sebut Vonis 14 Tahun Penjara Berlebihan

Megapolitan
Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Saksi Sebut Pelaku Masih Remaja

Pedagang Roti Jadi Korban Begal di Bekasi, Saksi Sebut Pelaku Masih Remaja

Megapolitan
 Banjir Tak Surut dalam 6 Jam Seperti Janji Anies, Ini Penjelasan Wagub DKI

Banjir Tak Surut dalam 6 Jam Seperti Janji Anies, Ini Penjelasan Wagub DKI

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Hampir 3.000, RSDC Wisma Atlet Minta Tambahan Tenaga Kesehatan

Jumlah Pasien Covid-19 Hampir 3.000, RSDC Wisma Atlet Minta Tambahan Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Gugat Anies ke PTUN, Apindo: Bukan Soal Besaran Kenaikan UMP, tetapi Regulasinya

Gugat Anies ke PTUN, Apindo: Bukan Soal Besaran Kenaikan UMP, tetapi Regulasinya

Megapolitan
Dishub DKI Akan Siapkan 3 Moda Transportasi untuk Masyarakat Datang ke JIS

Dishub DKI Akan Siapkan 3 Moda Transportasi untuk Masyarakat Datang ke JIS

Megapolitan
Batasi Mobilitas, Dishub DKI Pertahankan Aturan Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan

Batasi Mobilitas, Dishub DKI Pertahankan Aturan Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan

Megapolitan
Pelaku Cabul 'Bruder Angelo' Divonis 14 Tahun Penjara, Hakim: Dia Merusak Mental Anak

Pelaku Cabul "Bruder Angelo" Divonis 14 Tahun Penjara, Hakim: Dia Merusak Mental Anak

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.636 Orang

UPDATE 20 Januari: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah Jadi 2.636 Orang

Megapolitan
Masyarakat Diminta Tak 'Panic Buying' agar Distribusi Minyak Goreng Merata

Masyarakat Diminta Tak "Panic Buying" agar Distribusi Minyak Goreng Merata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.