Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Remaja Perempuan di Jaksel Selamat Usai Dicekoki Obat di Hotel, Belum Tahu Temannya Tewas

Kompas.com - 25/04/2024, 06:39 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Larissa Huda

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi kesehatan perempuan berinisial APS (16) belum stabil usai dicekoki obat oleh sejumlah pria di hotel kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ia ditemukan dalam keadaan lemas saat disatroni kepolisian usai mendapati ada remaja lain yang tewas akibat hal serupa pada Senin (22/4/2024) malam.

“Kondisi kesehatan yang bersangkutan tidak stabil saat kami temukan,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Henrikus Yossi kepada wartawan, Rabu (24/4/2024).

Baca juga: Remaja Perempuan Tanpa Identitas Tewas di RSUD Kebayoran Baru, Diduga Dicekoki Narkotika

Kesehatan APS belum stabil karena disinyalir masih dalam pengaruh obat-obatan. Adapun APS dicekoki sejumlah obat yang diduga mengandung zat narkotika.

Maka dari itu, tingkat kesadarannya sempat menurun akibat obat haram tersebut.

“Memang diduga ada penyalahgunaan narkotika (saat dicekoki) di dalam hotel. Selain itu, diduga ada tindak pidana kekerasan yang diderita APS,” tutur Yossi.

Di lain sisi, APS sempat tak menyadari bahwa rekannya yang berinisial FA (16) sudah tak bernyawa karena mengonsumsi obat-obatan tersebut.

APS tak menyadari hal itu karena sudah teler akibat obat-obatan.

“Dia juga baru menyadari bahwa temannya yang bersama (FA) sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Yossi.

Baca juga: Penyesalan Kekasih Wanita Hamil yang Tewas di Kelapa Gading, Minta Maaf Tinggalkan Korban Saat Tengah Pendarahan

Kini, APS tengah mendapatkan pendampingan psikologis daei Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (UPTP3A) DKI Jakarta.

Kesehatan APS bakal terus dipantau hingga kondisinya stabil.

“Kami sudah berkoordinasi dengan UPT3A untuk dilakukan pendampingan dan perawatan kesehatan untuk korban (APS),” imbuh dia.

Sebagai informasi, APS dan FA dicekoki obat-obatan di hotel kawasan Senopati, Senin (22/4/2024).

Mereka dicekoki obat oleh dua pria tanpa alasan yang jelas. Ada dugaan bahwa korban sudah setuju untuk melakukan itu dengan terduga pelaku.

Tapi, akibat peristiwa ini, FA harus kehilangan nyawanya. FA diduga overdosis dan tak selamat saat hendak dibawa ke rumah sakit.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Lapor Kehilangan di Bogor Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Ini Cara dan Syaratnya

Lapor Kehilangan di Bogor Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi, Ini Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Teganya Royan Cabuli 11 Anak di Bawah Umur di Bogor dengan Modus Penyewaan Sepeda Listrik

Teganya Royan Cabuli 11 Anak di Bawah Umur di Bogor dengan Modus Penyewaan Sepeda Listrik

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 29 Mei 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 29 Mei 2024

Megapolitan
Aksi Pemalsu KTP dan SIM di Jaksel: Cari Pembeli lewat Facebook, Raup Rp 30 Juta Per Bulan

Aksi Pemalsu KTP dan SIM di Jaksel: Cari Pembeli lewat Facebook, Raup Rp 30 Juta Per Bulan

Megapolitan
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 29 Mei 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 29 Mei 2024

Megapolitan
Teka-teki Mayat Pria dalam Toren di Pondok Aren: Kronologi Penemuan dan Hasil Otopsi Sementara

Teka-teki Mayat Pria dalam Toren di Pondok Aren: Kronologi Penemuan dan Hasil Otopsi Sementara

Megapolitan
Temuan Mayat dalam Toren di Pondok Aren, Polisi: Saat Terendam Air, Kondisi Korban Masih Hidup

Temuan Mayat dalam Toren di Pondok Aren, Polisi: Saat Terendam Air, Kondisi Korban Masih Hidup

Megapolitan
Tak Ada Luka di Tubuh Mayat dalam Toren di Pondok Aren Berdasar Hasil Otopsi

Tak Ada Luka di Tubuh Mayat dalam Toren di Pondok Aren Berdasar Hasil Otopsi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penemuan Mayat Membusuk di Dalam Toren | SIM C1 Resmi Diterbitkan

[POPULER JABODETABEK] Penemuan Mayat Membusuk di Dalam Toren | SIM C1 Resmi Diterbitkan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Megapolitan
Rute Transjakarta 11W Stasiun Klender-Pulo Gadung

Rute Transjakarta 11W Stasiun Klender-Pulo Gadung

Megapolitan
Petugas Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Senen, 25 Motor Diangkut

Petugas Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Senen, 25 Motor Diangkut

Megapolitan
Warga di Pondok Aren Mengaku Tak Bisa Tidur Usai Temukan Mayat di Toren Air Rumahnya

Warga di Pondok Aren Mengaku Tak Bisa Tidur Usai Temukan Mayat di Toren Air Rumahnya

Megapolitan
Sebelum Mayat Dalam Toren Air di Pondok Aren Ditemukan, Warga Sempat Dengar Suara Jeritan

Sebelum Mayat Dalam Toren Air di Pondok Aren Ditemukan, Warga Sempat Dengar Suara Jeritan

Megapolitan
Kemen PPPA Beri Pendampingan Hukum untuk Siswi SLB yang Jadi Korban Pemerkosaan di Kalideres

Kemen PPPA Beri Pendampingan Hukum untuk Siswi SLB yang Jadi Korban Pemerkosaan di Kalideres

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com