Kompas.com - 17/01/2022, 08:35 WIB
Kereta Rel Listrik melintas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (14/10/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKereta Rel Listrik melintas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (14/10/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana kenaikan tarif kereta rel listrik commuter line menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Beragam respons mengenai wacana tersebut datang dari berbagai lapisan masyarakat.

Usulan kenaikan tarif KRL commuter line Jabodetabek masih dalam proses pengkajian oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kenaikan tarif sebesar Rp 2.000 itu merupakan tarif dasar perjalanan 25 kilometer pertama. Sementara untuk 10 kilometer selanjutnya tetap dikenakan tambahan tarif sebesar Rp 1.000.

Baca juga: Kemenhub Masih Kaji Kenaikan Tarif KRL

Dengan begitu, ke depan perjalanan awal dengan KRL untuk 25 kilometer pertama akan dikenakan tarif Rp 5.000, jika sampai 35 kilometer maka tarifnya bakal menjadi Rp 6.000, sampai 45 kilometer bakal menjadi Rp 7.000 dan seterusnya.

Penolakan pengguna KRL

Kabar mengenai kenaikan tarif KRL menuai penolakan pengguna setia KRL commuter line.

Fajar salah satu pengguna moda transportasi KRL mengaku berkeberatan dengan usulan kenaikan tarif KRL.

Menurut dia, tarif KRL yang murah justru membuat masyarakat ingin menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Wacana Kenaikan Tarif KRL, Anggota DPR: Bukan Waktu yang Tepat!

"Justru karena harganya murah, kita mau naik transportasi umum. Kalau naik, mending bawa motor pribadi nanti saya," kata Fajar saat berbincang dengan Kompas.com, Minggu (16/1/2022).

Senada dengan Fajar, penolakan juga datang dari Dena, warga Tangerang yang biasa menggunakan KRL. Ia menilai, kondisi perekonomian masyarakat yang belum stabil sehingga menolak adanya rencana kenaikan tarif KRL.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panitia Formula E Jakarta Berharap BUMN Jadi Sponsor

Panitia Formula E Jakarta Berharap BUMN Jadi Sponsor

Megapolitan
M Taufik Disebut Beri Sinyal Hendak Keluar, Ini Kata Politisi Gerindra...

M Taufik Disebut Beri Sinyal Hendak Keluar, Ini Kata Politisi Gerindra...

Megapolitan
Kapasitas Ditingkatkan 20 Persen, Jumlah Penumpang di Stasiun Tangerang Meningkat

Kapasitas Ditingkatkan 20 Persen, Jumlah Penumpang di Stasiun Tangerang Meningkat

Megapolitan
Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Megapolitan
Alasan Pemilik Truk Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Ogah Bayar Retribusi

Alasan Pemilik Truk Buang Tinja di Jalan Ahmad Yani Matraman, Ogah Bayar Retribusi

Megapolitan
Polisi Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber untuk Tetapkan Tersangka

Polisi Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber untuk Tetapkan Tersangka

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Jakarta Barat Diringkus Polisi, 14 Unit Sepeda Motor Diamankan

Komplotan Pencuri di Jakarta Barat Diringkus Polisi, 14 Unit Sepeda Motor Diamankan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Ini Kata Wali Kota Depok

Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker, Ini Kata Wali Kota Depok

Megapolitan
Saat Kenaikan Kapasitas KRL Tuai Pro dan Kontra di Antara Para Penumpang...

Saat Kenaikan Kapasitas KRL Tuai Pro dan Kontra di Antara Para Penumpang...

Megapolitan
PA 212 Bakal Unjuk Rasa di Kedubes Singapura berkait Kasus Penolakan Abdul Somad, Ini Tanggapan Polisi

PA 212 Bakal Unjuk Rasa di Kedubes Singapura berkait Kasus Penolakan Abdul Somad, Ini Tanggapan Polisi

Megapolitan
Perampok Minimarket Ditangkap di Senen, Motifnya Sakit Hati karena Dipecat

Perampok Minimarket Ditangkap di Senen, Motifnya Sakit Hati karena Dipecat

Megapolitan
Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Megapolitan
Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Megapolitan
Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Megapolitan
Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.