Kompas.com - 15/02/2022, 20:58 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebagian besar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang disebut mencuri daya listrik di lapas tersebut.

Hal itu terungkap dalam sidang kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (15/2/2022).

Sidang di Ruang 1 PN Tangerang hari ini beragendakan pemeriksaan saksi.

Saksi yang dihadirkan adalah eks Kepala Lapas Kelas I Tangerang Victor Teguh, Bendahara Lapas Kelas I Tangerang Willy Gunawan, Kabid Kamtib Lapas Kelas I Tangerang Ngadino.

Lalu, juga terdapat Kasi Keamanan Lapas Kelas I Tangerang Arif Rahman, dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Tangerang Rino Soleh yang juga menjadi saksi.

Baca juga: Sidang Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Eks Kalapas Akui Tak Ada APAR di Blok C2

Terungkapnya narapidana yang mencuri daya listrik itu bermula saat majelis hakim bertanya apakah pihak lapas pernah inspeksi mendadak (sidak) atau tidak terhadap kondisi hunian narapidana.

Menurut Victor, pihaknya sudah sering melakukan sidak di hunian narapidana.

"Perintah sidak dari saya. Sidak insidentil berdasarkan kondisi dan situasi keamanan yang dikelola KPLP dan Kamtib. Dia bisa melakukan sesering mungkin," urai Victor.

Saat pihak lapas menyidak, kondisi hunian tergolong rapi alias tak ditemukan narapidana yang mencuri daya listrik.

Baca juga: Eks Kalapas Akui Temukan Senjata Tajam hingga Magic Jar saat Lapas Tangerang Terbakar

Namun, saat ada celah, sebagian besar narapidana secara diam-diam mencolong daya listrik dengan cara menyambungkan satu stop kontak dengan beberapa terminal lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hanya Warga Jakarta Utara Tak Ganti Dokumen Imbas Pergantian Jalan, Ini Alasannya

Hanya Warga Jakarta Utara Tak Ganti Dokumen Imbas Pergantian Jalan, Ini Alasannya

Megapolitan
Pemkot Tangsel Izinkan Penyembelihan Hewan Kurban Di Masjid-masjid

Pemkot Tangsel Izinkan Penyembelihan Hewan Kurban Di Masjid-masjid

Megapolitan
UPDATE 6 Juli 2022: Tambah 132 Kasus Covid-19, Pasien Sembuh di Tangsel Bertambah 119

UPDATE 6 Juli 2022: Tambah 132 Kasus Covid-19, Pasien Sembuh di Tangsel Bertambah 119

Megapolitan
Tak Lolos Masuk Jalur Zonasi Kedua, Masih Ada PPDB Bersama untuk SMA dan SMK Jakarta

Tak Lolos Masuk Jalur Zonasi Kedua, Masih Ada PPDB Bersama untuk SMA dan SMK Jakarta

Megapolitan
Emak-emak Curi Emas Kawin Saat Resepsi Pernikahan di Cakung, Polisi Sebut Korban Sudah Ikhlas

Emak-emak Curi Emas Kawin Saat Resepsi Pernikahan di Cakung, Polisi Sebut Korban Sudah Ikhlas

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Asap Putih di Jalanan Karawaci | PPKM Jakarta yang Berubah Lagi ke Level 1 | Asal Usul Remaja Citayam di Dukuh Atas

[POPULER JABODETABEK] Asap Putih di Jalanan Karawaci | PPKM Jakarta yang Berubah Lagi ke Level 1 | Asal Usul Remaja Citayam di Dukuh Atas

Megapolitan
Ada Goresan Mencurigakan di Kampung Boncos, Diduga Kode untuk Bandar Narkoba Hilangkan Bukti

Ada Goresan Mencurigakan di Kampung Boncos, Diduga Kode untuk Bandar Narkoba Hilangkan Bukti

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
PPKM Level 2 Jabodetabek yang Hanya Bertahan 24 Jam, Lalu Direvisi ke Level 1...

PPKM Level 2 Jabodetabek yang Hanya Bertahan 24 Jam, Lalu Direvisi ke Level 1...

Megapolitan
Bandar Narkoba di Kampung Boncos Pasang CCTV untuk Pantau Pergerakan Polisi

Bandar Narkoba di Kampung Boncos Pasang CCTV untuk Pantau Pergerakan Polisi

Megapolitan
Perampokan Supir Truk yang Dibuang di Bogor, Ternyata Rekayasa

Perampokan Supir Truk yang Dibuang di Bogor, Ternyata Rekayasa

Megapolitan
Hari Ini, Museum Bahari Jakarta Gelar Pameran Garis Nol Meridian Batavia

Hari Ini, Museum Bahari Jakarta Gelar Pameran Garis Nol Meridian Batavia

Megapolitan
Cara Urus Kir di Jakarta

Cara Urus Kir di Jakarta

Megapolitan
7 Mall yang Boleh Bawa Anjing di Jakarta

7 Mall yang Boleh Bawa Anjing di Jakarta

Megapolitan
Tarif Kirim Motor dengan Kereta Api, Indah Cargo, JNE, Rosalia

Tarif Kirim Motor dengan Kereta Api, Indah Cargo, JNE, Rosalia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.