Kompas.com - 18/03/2022, 07:56 WIB
Penulis Joy Andre
|

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pekerja bangunan berinisial P (37) tewas diduga tersengat listrik saat mengerjakan renovasi rumah di Perum Al Maidah, Desa Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (17/3/2022).

"Korban diduga tersengat arus listrik saat mengerjakan renovasi rumah," kata Kanit Reskrim Polsek Tambun Iptu Trisno saat dikonfirmasi.

Trisno menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban mengerjakan konstruksi besi untuk tangga di balkon lantai dua rumah tersebut.

Baca juga: Siang Cari Minyak Goreng Enggak Ada, Sore Setelah HET Dicabut Stoknya Banyak, Tak Masuk Akal...

Ketika korban menyalakan mesin gerinda, terjadi letupan kecil yang membuat dirinya tersengat listrik.

Korban yang berteriak juga langsung melempar mesin gerinda dan mengenai kaki kirinya.

"Rekan korban yang juga bekerja di rumah tersebut mendengar suara teriakan dari lantai dua. Kemudian saat dicek dari lantai satu, korban ternyata kesetrum," kata Trisno.

Mengetahui kejadian tersebut, rekan korban langsung mencabut stop kontak yang berada di bawah tangga balkon dan langsung meminta bantuan warga sekitar.

Baca juga: Temukan Memar di Pipi Anak, Ibu Korban Penganiayaan: Kata ART Habis Lari-larian

Warga kemudian datang dan memanggil-manggil korban dari lantai satu tetapi korban tak merespons.

Rekan korban kemudian mengambil tangga kayu untuk melihat keadaan korban dan saat dilihat korban ternyata sudah tidak bernyawa.

"Jadi tangga rumahnya itu lagi dikerjakan dan belum selesai. Saksi kemudian mengambil tangga kayu untuk naik, pas dilihat korban sudah meninggal," tutur Trisno.

Keluarga korban yang ditelepon polisi menganggap bahwa kejadian nahas tersebut adalah musibah dan menolak korban diotopsi.

Keluarga kemudian membawa jasad korban ke kampung halamannya untuk segera dimakamkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gadungan Penganiaya Warga Bekasi Mengaku Beli Atribut secara 'Online'

Polisi Gadungan Penganiaya Warga Bekasi Mengaku Beli Atribut secara "Online"

Megapolitan
H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

H-7 Idul Adha 2022, 5.000 Hewan Kurban Akan Dikirim ke Jakarta

Megapolitan
Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Tak Terlibat Kasus Pembuangan Bayi, Keluarga Berharap Tetap Diizinkan Tinggal di Rusun

Megapolitan
Masjid Hasyim Asy'ari Jakbar Akan Gelar Shalat Idul Adha dengan Saf Sedikit Berjarak

Masjid Hasyim Asy'ari Jakbar Akan Gelar Shalat Idul Adha dengan Saf Sedikit Berjarak

Megapolitan
Korban Begal di Tajurhalang Sempat Kejar Pelaku Usai Dibacok hingga Pingsan di Jalan

Korban Begal di Tajurhalang Sempat Kejar Pelaku Usai Dibacok hingga Pingsan di Jalan

Megapolitan
Mahasiswi Pelanggar Lalin Ini Minta Maaf karena Cakar, Gigit, dan Coba Rebut Senjata Polisi

Mahasiswi Pelanggar Lalin Ini Minta Maaf karena Cakar, Gigit, dan Coba Rebut Senjata Polisi

Megapolitan
Pemotor Tewas Akibat Jalan Rusak di Jatinegara, Ini Tanggapan Pemkot Jakarta Timur

Pemotor Tewas Akibat Jalan Rusak di Jatinegara, Ini Tanggapan Pemkot Jakarta Timur

Megapolitan
Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Sudirman–Thamrin, Dishub Pasang Water Barrier di Bundaran HI

Hari Pertama Rekayasa Lalin di Jalan Sudirman–Thamrin, Dishub Pasang Water Barrier di Bundaran HI

Megapolitan
Mahasiswi Pelanggar Lalin yang Aniaya Polisi di Kampung Melayu Dibebaskan lewat 'Restorative Justice'

Mahasiswi Pelanggar Lalin yang Aniaya Polisi di Kampung Melayu Dibebaskan lewat "Restorative Justice"

Megapolitan
Gelar Uji Coba Rekayasa Lalin, Dishub DKI Hendak Urai Kemacetan di Bundaran HI

Gelar Uji Coba Rekayasa Lalin, Dishub DKI Hendak Urai Kemacetan di Bundaran HI

Megapolitan
3 Ustaz dan 1 Santri Senior Tersangka Pemerkosaan di Pondok Pesantren Depok Belum Ditahan

3 Ustaz dan 1 Santri Senior Tersangka Pemerkosaan di Pondok Pesantren Depok Belum Ditahan

Megapolitan
Polda Metro Mengaku Belum Sita Akun Twitter Roy Suryo: Yang Disita Ponsel Pelapor...

Polda Metro Mengaku Belum Sita Akun Twitter Roy Suryo: Yang Disita Ponsel Pelapor...

Megapolitan
Pesan Wagub Ariza untuk 'Anak Tongkrongan Dukuh Atas': Kita Rawat, Jaga Kebersihannya

Pesan Wagub Ariza untuk "Anak Tongkrongan Dukuh Atas": Kita Rawat, Jaga Kebersihannya

Megapolitan
Motif Polisi Gadungan Peras serta Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi, Cari Uang untuk Bayar Utang ke Pacar

Motif Polisi Gadungan Peras serta Tusuk Ibu dan Anak di Bekasi, Cari Uang untuk Bayar Utang ke Pacar

Megapolitan
Kasus Pemerkosaan Santriwati di Beji Depok, Polisi Gali Keterangan 8 Korban yang Belum Lapor

Kasus Pemerkosaan Santriwati di Beji Depok, Polisi Gali Keterangan 8 Korban yang Belum Lapor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.