Kompas.com - 24/03/2022, 15:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Ibu Kota yang hendak mudik ke kampung halaman agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

Permintaan tersebut Riza sampaikan berkait dengan keputusan Presiden Joko Widodo, yang memperbolehkan perjalanan mudik.

"Sekalipun sekarang saya kira diperkenankan untuk mudik, saya kira prokes (protokol kesehatan) tetap dijalankan ya. Tentu pakai masker," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Mudik Diperbolehkan, Wagub DKI: Jaga Prokes dan Vaksin Booster, Jangan Bawa Virus ke Keluarga

Riza mengatakan, pemudik juga diharapkan tertib dengan aturan vaksinasi booster yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai syarat perjalanan.

Dengan adanya syarat wajib vaksinasi booster, Riza berharap capaian vaksinasi dosis ketiga bisa dipercepat.

"Selain kedua (menjadi syarat mudik) ketiga bisa mendorong percepatan booster," ujar dia.

Baca juga: Mudik Lebaran Dinilai Tetap Berpotensi Tingkatkan Covid-19 Meski Berlaku Syarat Vaksinasi

Politikus partai Gerindra ini juga mengingatkan agar warga Ibu Kota yang mudik ke kampung halaman tidak membawa virus Covid-19 varian apapun.

Dengan vaksinasi booster, diharapkan mudik tak menjadi petaka bagi keluarga yang berada di kampung halaman.

"Saya kira itu (booster) salah satu pilihan supaya memberikan kepastian jangan sampai warga Jakarta mudik ke kampung membawa virus bagi keluarga," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022.

Namun syarat utama perjalanan mudik yaitu sudah divaksin lengkap dan mendapat booster atau vaksinasi dosis ketiga.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Jokowi, Rabu (23/3/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Terdakwa yang Keroyok Ade Armando Saat Demo di Gedung DPR

Pengakuan Terdakwa yang Keroyok Ade Armando Saat Demo di Gedung DPR

Megapolitan
Penahanan Tersangka Korupsi Gaji Damkar Depok, Bermula dari 'Nyanyian' Sandi soal Selang Cepat Jebol

Penahanan Tersangka Korupsi Gaji Damkar Depok, Bermula dari "Nyanyian" Sandi soal Selang Cepat Jebol

Megapolitan
Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Santa Fe Tabrak Pohon dan Tiang lalu Terguling di Jalan Prapanca Jaksel

Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Santa Fe Tabrak Pohon dan Tiang lalu Terguling di Jalan Prapanca Jaksel

Megapolitan
Babak Baru Kasus Korupsi Honor Petugas Damkar Depok, Bendahara Dinas Ditahan

Babak Baru Kasus Korupsi Honor Petugas Damkar Depok, Bendahara Dinas Ditahan

Megapolitan
Nasib Petugas PPSU yang Aniaya hingga Tabrak Pacar di Kemang, Kini Dipecat dan Ditahan Polisi

Nasib Petugas PPSU yang Aniaya hingga Tabrak Pacar di Kemang, Kini Dipecat dan Ditahan Polisi

Megapolitan
Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta, Guru Larang Murid Pilih Ketua OSIS Nonmuslim hingga Paksa Siswi Berjilbab

Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta, Guru Larang Murid Pilih Ketua OSIS Nonmuslim hingga Paksa Siswi Berjilbab

Megapolitan
Tak Hanya Jaga Keselamatan, LPSK Juga Jaga Konsistensi Kesaksian Bharada E

Tak Hanya Jaga Keselamatan, LPSK Juga Jaga Konsistensi Kesaksian Bharada E

Megapolitan
LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Pemulihan Mental

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Butuh Pemulihan Mental

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus 2022: Bertambah 364, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 97.198

UPDATE 10 Agustus 2022: Bertambah 364, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 97.198

Megapolitan
Mengapa Anies Tak Kunjung Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok?

Mengapa Anies Tak Kunjung Cabut Pergub Penggusuran Warisan Ahok?

Megapolitan
Kebakaran di Plaza Mandiri Gatot Subroto, Asap Mengepul Jadi Kendala Petugas Damkar

Kebakaran di Plaza Mandiri Gatot Subroto, Asap Mengepul Jadi Kendala Petugas Damkar

Megapolitan
Plaza Mandiri Terbakar Kamis Dini Hari, Diduga akibat Korsleting

Plaza Mandiri Terbakar Kamis Dini Hari, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Ada Dugaan Pemberian Obat Kedaluwarsa kepada Bayi di Tangerang, Dinkes Minta Maaf

Ada Dugaan Pemberian Obat Kedaluwarsa kepada Bayi di Tangerang, Dinkes Minta Maaf

Megapolitan
Ajukan Keringanan Hukuman, Terdakwa Mengaku Berbalik Lindungi Ade Armando Usai Mengeroyok

Ajukan Keringanan Hukuman, Terdakwa Mengaku Berbalik Lindungi Ade Armando Usai Mengeroyok

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Larang Siswa Pilih Ketua OSIS Nonmuslim, Guru Dimutasi | Saat Rumah Mertua Ferdy Sambo Turut Digeledah

[POPULER JABODETABEK] Larang Siswa Pilih Ketua OSIS Nonmuslim, Guru Dimutasi | Saat Rumah Mertua Ferdy Sambo Turut Digeledah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.