Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/03/2022, 10:48 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Harga bahan pangan atau sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan yang jatuh pada awal April mendatang.

Kenaikan harga pangan ini dikonfirmasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel. 

"Untuk harga sembilan bahan pokok (sembako) ada beberapa komoditas yang relatif mengalami kenaikan," ujar Kepala Disperindag Kota Tangsel Heru Agus Santoso, Selasa (29/3/2022).

Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga di antaranya berupa telur, gula, minyak goreng, dan daging. 

Heru menyebut, salah satu faktor yang menyebabkan harga pangan naik adalah faktor cuaca yang membuat stok pangan terbatas. Sementara itu, permintaan terus naik menjelang Ramadhan.

Baca juga: Kapolres Tangsel Dilaporkan ke Propam Polri, Berawal dari Bersitegang Saat Eksekusi Rumah

Berikut harga beberapa komoditas pangan di Tangsel per Selasa, 29 Maret 2022, sebagaimana tertulis dalam situs Pantau Harga Pasar Kota Tangsel (Pagar).

  • Gula pasir: Rp 14.100 per kilogram
  • Minyak goreng kemasan: Rp 43.000 per 2 liter
  • Minyak goreng curah: Rp 22.050 per kilogram
  • Daging ayam boiler: Rp 39.250 per kilogram
  • Daging sapi murni: Rp 131.300 per kilogram
  • Telur ayam boiler: Rp 23.800 per kilogram
  • Cabai rawit merah: Rp 57.950 per kilogram
  • Cabai rawit hijau: Rp 41.800 per kilogram

Permintaan Meningkat

Menjelang Ramadhan, Heru menyebut ada beberapa bahan pangan yang diminati warga. Salah satunya adalah daging merah.

Oleh sebab itu, harga daging pun meningkat karena hukum supply and demand.

Heru menuturkan, harga daging ayam broiler mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000 per kg.

Kemudian, untuk harga daging sapi mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000 hingga Rp 10.000 per kg, tergantung pada jenis dagingnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan, Kapolda Metro Balapan Motor dengan Heru Budi di Street Race Kemayoran

Diguyur Hujan, Kapolda Metro Balapan Motor dengan Heru Budi di Street Race Kemayoran

Megapolitan
Alasan Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

Alasan Polisi Hentikan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polri

Megapolitan
Kala Bripka HK dan Istrinya Saling Lapor Terkait KDRT dan Perselingkuhan...

Kala Bripka HK dan Istrinya Saling Lapor Terkait KDRT dan Perselingkuhan...

Megapolitan
Hilang 2 Pekan, Jasad Anak Panti Asuhan yang Tenggelam di Kali Ciliwung Akhirnya Ditemukan

Hilang 2 Pekan, Jasad Anak Panti Asuhan yang Tenggelam di Kali Ciliwung Akhirnya Ditemukan

Megapolitan
Adakah yang Diuntungkan dari Kebijakan Jalan Berbayar di Jakarta?

Adakah yang Diuntungkan dari Kebijakan Jalan Berbayar di Jakarta?

Megapolitan
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi, Dijadikan Tersangka hingga Disebut Lalai

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi, Dijadikan Tersangka hingga Disebut Lalai

Megapolitan
Tak Terima Bakal Dipecat Usai Jadi Tersangka, Bripka HK Laporkan Balik Istrinya Terkait Perzinaan

Tak Terima Bakal Dipecat Usai Jadi Tersangka, Bripka HK Laporkan Balik Istrinya Terkait Perzinaan

Megapolitan
Kegetiran Orangtua Mendapati Anaknya Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Kegetiran Orangtua Mendapati Anaknya Jadi Tersangka Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Krisis Air Bersih di Kampung Apung Muara Baru, Warga: Bisa 3 Hari Enggak Mandi

Krisis Air Bersih di Kampung Apung Muara Baru, Warga: Bisa 3 Hari Enggak Mandi

Megapolitan
Keluarga Hasya: Pensiunan Polri Tak Menolong Saat Korban Sekarat

Keluarga Hasya: Pensiunan Polri Tak Menolong Saat Korban Sekarat

Megapolitan
Pakar Hukum: Kalau Polisi Mau Hentikan Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Jangan Korban Mati Jadi Alasan

Pakar Hukum: Kalau Polisi Mau Hentikan Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri, Jangan Korban Mati Jadi Alasan

Megapolitan
Sebelum Hasya Dijadikan Tersangka, Polisi Sempat Paksa Keluarga untuk Berdamai

Sebelum Hasya Dijadikan Tersangka, Polisi Sempat Paksa Keluarga untuk Berdamai

Megapolitan
Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Kontradiktif dan Tidak Tepat!

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Pensiunan Polri Jadi Tersangka, Pakar Hukum: Kontradiktif dan Tidak Tepat!

Megapolitan
Cara Daftar Paspor Online 2023

Cara Daftar Paspor Online 2023

Megapolitan
Kereta Terakhir dari Tanah Abang ke Bekasi 2023

Kereta Terakhir dari Tanah Abang ke Bekasi 2023

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.