Kompas.com - 29/04/2022, 14:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan personel gabungan Pemerintah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat akan dilibatkan dalam pengamanan Idul Fitri 1443 Hijriah di Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Wibowo mengungkapkan, 973 personel gabungan dan elemen masyarakat Jakarta Utara dilibatkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2022.

"Kegiatan ini mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Alhamdulillah situasi wilayah Jakarta Utara sejauh ini masih kondusif," kata Wibowo dalam keterangannya, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Wali Kota Jaksel Imbau Warga Lapor Ketua RT Sebelum Mudik Lebaran

Pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2022 dilaksanakan selama 12 hari, terhitung sejak Kamis (28/4/2022) sampai Senin (9/5/2022).

Menurut Wibowo, operasi ini bertujuan memberikan rasa keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam momentum Lebaran Jakarta Utara.

Dalam operasi pengamanan ini, terdapat tujuh Pos Pengamanan (Pos PAM) yang tersebar di beberapa titik yang rawan tindak kriminalitas.

Wibowo menambahkan, ada dua Pos Pelayanan (Pos YAN) kesehatan bagi masyarakat yang ingin divaksinasi saat libur tiba.

"Kami mengimbau kepada masyarakat di masa Lebaran ini untuk berhati-hati, mengutamakan keselamatan pribadi dan pengguna jalan lainnya. Tetap patuhi dan melaksanakan protokol kesehatan ini suatu langkah yang masih menjadi pelindung kita di pandemi saat ini," kata dia.

Baca juga: Dishub DKI Jelaskan Anggaran Rp 3,9 Miliar untuk Jasa Penyelenggaraan Acara Mudik Gratis 2022

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Abdul Khalit mengapresiasi instansi kepolisian yang membantu menciptakan kondisi Jakarta Utara tetap aman.

"Apel ini kita bersatu dengan perbedaan warna tapi kita dalam satu geeak dan tujuan sama yaitu Operasi Ketupat Jaya 2022 untuk menjamin keamanan wilayah Jakarta Utara," kata Khalit.

Menurut Khalit, Jakarta Utara memang bukan tujuan pemudik tetapi menjadi tujuan destinasi wisata bagi masyarakat yang tidak mudik.

Dia menambahkan, ada dua destinasi wisata yang diprediksi melonjak saat libur Lebaran kali ini, yakni Taman Impian Jaya Ancol dan Pantai Pasir Putih PIK 2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta, Kurir J&T Express Langsung Beli Rumah di Bekasi

Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta, Kurir J&T Express Langsung Beli Rumah di Bekasi

Megapolitan
KRL Anjlok di Stasiun Kampung Bandan, KCI Minta Maaf Perjalanan Terganggu

KRL Anjlok di Stasiun Kampung Bandan, KCI Minta Maaf Perjalanan Terganggu

Megapolitan
Kronologi Kurir J&T Express Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta

Kronologi Kurir J&T Express Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 531 Juta

Megapolitan
Cerita Fahrija Bikin Jasa 'Sleep Call', Berawal Lihat Riset Tingginya Tingkat Kesepian...

Cerita Fahrija Bikin Jasa "Sleep Call", Berawal Lihat Riset Tingginya Tingkat Kesepian...

Megapolitan
Satpol PP Gerebek 4 Tempat Prostitusi di Depok, 28 Orang Diamankan

Satpol PP Gerebek 4 Tempat Prostitusi di Depok, 28 Orang Diamankan

Megapolitan
Kisah Natasha Jadi Talent Layanan Sleep Call, Hobi Ngobrol dan Dengar Curhat Bisa Jadi Cuan

Kisah Natasha Jadi Talent Layanan Sleep Call, Hobi Ngobrol dan Dengar Curhat Bisa Jadi Cuan

Megapolitan
Polisi Klaim Sediakan Kantong Parkir Buat Bus Relawan Jokowi agar Tak Bikin Macet Kawasan GBK

Polisi Klaim Sediakan Kantong Parkir Buat Bus Relawan Jokowi agar Tak Bikin Macet Kawasan GBK

Megapolitan
5 RT dan 1 Jalan di Jakarta Utara Tergenang Banjir Rob

5 RT dan 1 Jalan di Jakarta Utara Tergenang Banjir Rob

Megapolitan
Antrean Bus Penjemput Relawan Jokowi Bikin Macet, Pengendara Diimbau Hindari Kawasan GBK

Antrean Bus Penjemput Relawan Jokowi Bikin Macet, Pengendara Diimbau Hindari Kawasan GBK

Megapolitan
Mengenal Jasa 'Sleep Call', Cocok untuk Curhat sampai 'Pacaran Online'

Mengenal Jasa "Sleep Call", Cocok untuk Curhat sampai "Pacaran Online"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.