Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gratis dan Fasilitas Lengkap, Alasan Pengunjung Rekreasi di Tebet Eco Park

Kompas.com - 11/09/2022, 12:04 WIB
Zintan Prihatini,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tebet Eco Park menjadi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya menghabiskan waktu akhir pekan karena akses masuknya tidak dipungut biaya alias gratis.

Selain gratis, taman yang berlokasi di Jalan Tebet Barat Raya, RT 001 RW 010, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

Nurhasanah (36), seorang warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, rela datang ke Tebet Eco Park untuk piknik bersama keluarganya.

Ia membawa anak dan keponakan untuk bermain di area bermain anak. Nurhasanah memilih Tebet Eco Park lantaran tidak perlu merogoh kocek sepeser pun untuk tiket masuk.

"Saya tahu dari saudara. Sebelumnya belum pernah ke sini, makanya saudara udah pernah ke sini, saya ikut. Katanya tamannya bagus, makanya nyoba," kata Nurhasanah saat ditemui di Tebet Eco Park, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Kendaraan Pribadi Dilarang Lewat Area Tebet Eco Park Selama Akhir Pekan dan Libur Nasional

Ia datang menggunakan mobil pribadi yang diparkir di sekitar Tebet Eco Park. Nurhasanah tampak membawa banyak makanan dari rumah untuk disantap di taman sambil bersantai.

Di dalam taman, pengunjung dapat menggunakan berbagai fasilitas, termasuk jembatan yang banyak dipakai untuk berswafoto.

Selain itu, ada area outdoor fitness, tempat bermain anak, tempat duduk, photo booth, mushala, dan kamar mandi.

Lipah (33), yang datang bersama Nurhasanah, setuju bahwa fasilitas di taman ini lengkap, terutama untuk anak-anak.

"Bagus, buat anak-anak juga ada mainannya komplet. Terus buat orangtuanya kayak olahraga juga ada ya, enak bisa olahraga juga, bisa refreshing juga," kata Lipah.

Ini merupakan kali kedua Lipah berekreasi di Tebet Eco Park. Ia juga mengungkapkan keinginan untuk bisa kembali lagi ke taman tersebut.

"Pengin banget (ke Tebet Eco Park lagi), karena anak saya selalu ajak ke sini kalau weekend, liburan penginnya ke sini padahal (rumah) kami jauh," ucap Lipah.

Baca juga: Alasan Orangtua Senang Ajak Anak Main di Tebet Eco Park: Gratis dan Fasilitasnya Keren

Tebet Eco Park memiliki fasilitas taman bermain untuk anak-anak. Zintan Prihatini/KOMPAS.com Tebet Eco Park memiliki fasilitas taman bermain untuk anak-anak.
Ditemui secara terpisah, Dwi (42) mengaku datang ke Tebet Eco Park untuk piknik bersama empat rekan kerjanya.

"Lagi liburan aja kan seharian kami kerja, refreshing aja," terang Dwi.

Mereka memilih taman ini untuk menikmati suasana alaminya. Menggunakan bus transjakarta, kelimanya berangkat dari Tanjung Priok pukul 09.00 WIB dan sampai pada pukul 11.00 WIB.

"Mereka aku ajak, ‘Ayo daripada pusing, stres, kita ke Eco Park,’ terus pada mau. Akhirnya ke sini. Dapat informasi di internet kan sering ada iklan-iklannya, kami coba aja ke sini," jelas Dwi.


Adapun untuk memasuki kawasan Tebet Eco Park, pengunjung perlu mendaftar di aplikasi JAKI. Pengunjung diharuskan mengisi data untuk mendapatkan barcode sebagai akses masuk.

Dwi berujar, proses pendaftaran tidak terlalu sulit. Petugas pun akan membantu pengunjung.

Sementara itu, Lipah menilai, sedikitnya jumlah pintu masuk cukup menyulitkan orang lanjut usia (lansia) untuk bisa masuk. Maka dari itu, Lipah berharap agar akses masuk taman bisa dipermudah untuk kelompok lansia.

"Khusus buat lansia kayaknya rada jauh aja lewat pintu masuknya. Jadi harus lebih ramah lansia, jadi kalangan lansia bisa semua tanpa melewati jembatan. Pintu-pintunya aja gitu (diatur)," kata Lipah.

Baca juga: Tebet Eco Park Kembali Beroperasi, Wagub DKI: PKL Dilarang Berjualan di Sekitarnya

Adapun jam operasional Tebet Eco Park dibagi dua sesi, sesi pertama pukul 07.00-11.00 WIB dan sesi kedua pukul 13.00-17.00 WIB.

Pemprov DKI menyediakan lima lokasi kantong parkir di sekitar Tebet Eco Park, yaitu di area samping Sarana Square, SMPN 73 Jakarta (hanya pada akhir pekan), pom bensin MT Haryono, Gedung Graha Pratama, dan Gedung Wisma Pede.

Taman dibuka untuk pengunjung pada Senin sampai Minggu.

Pengunjung yang masuk per hari dibatasi, yakni pada Senin-Jumat sebanyak 4.000 orang, sedangkan Sabtu-Minggu 10.000 pengunjung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Rute KA Argo Cheribon, Tarif dan Jadwalnya 2024

Rute KA Argo Cheribon, Tarif dan Jadwalnya 2024

Megapolitan
Polisi Grebek Laboratorium Narkoba di Perumahan Elite Kawasan Sentul Bogor

Polisi Grebek Laboratorium Narkoba di Perumahan Elite Kawasan Sentul Bogor

Megapolitan
Bau Sampah Terasa Menyengat di Lokbin Pasar Minggu

Bau Sampah Terasa Menyengat di Lokbin Pasar Minggu

Megapolitan
Ini Tujuan Benyamin Ikut Penjaringan Bakal Cawalkot Tangsel di Tiga Partai Rival

Ini Tujuan Benyamin Ikut Penjaringan Bakal Cawalkot Tangsel di Tiga Partai Rival

Megapolitan
Usaha Dinsos Bogor Akhiri Perjalanan Mengemis Rosmini dengan Telusuri Keberadaan Keluarga

Usaha Dinsos Bogor Akhiri Perjalanan Mengemis Rosmini dengan Telusuri Keberadaan Keluarga

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Sempat Tinggalkan Jasad Korban di Hotel

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Sempat Tinggalkan Jasad Korban di Hotel

Megapolitan
Dipecat karena Dituduh Gelapkan Uang, Ketua RW di Kalideres: Buat Apa Saya Korupsi Kalau Datanya Lengkap

Dipecat karena Dituduh Gelapkan Uang, Ketua RW di Kalideres: Buat Apa Saya Korupsi Kalau Datanya Lengkap

Megapolitan
Sudah Sepi Pembeli, Uang Retribusi di Lokbin Pasar Minggu Naik 2 Kali Lipat

Sudah Sepi Pembeli, Uang Retribusi di Lokbin Pasar Minggu Naik 2 Kali Lipat

Megapolitan
Benyamin-Pilar Kembalikan Berkas Penjaringan Pilkada Tangsel, Demokrat Sambut dengan Nasi Kebuli

Benyamin-Pilar Kembalikan Berkas Penjaringan Pilkada Tangsel, Demokrat Sambut dengan Nasi Kebuli

Megapolitan
Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Sehari Berlalu, Remaja yang Tenggelam di Kali Ciliwung Belum Ditemukan

Megapolitan
Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Polisi Masih Observasi Kondisi Kejiwaan Anak yang Bacok Ibu di Cengkareng

Megapolitan
Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Megapolitan
Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Megapolitan
Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com