Kompas.com - 25/09/2022, 02:15 WIB

KOMPAS.com - Arborea Cafe merupakan kafe kekinian yang dikelilingi pepohonan besar. Letaknya berada di dalam Komplek Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senayan.

Konsep Arborea Cafe merupakan kafe yang berada di tengah hutan. Namun tempatnya tidak menyeramkan sama sekali ketika malam. 

Tempatnya sangat instagrammable dan juga banyak spot foto menarik ketika malam hari. Sebab, ada lampu-lampu jalan dan di pepohonan yang membuat pemandangan menjadi lebih indah. 

Desain kafe ini juga didominasi oleh kayu-kayu yang membuat suasana semakin asri ketika berada di sana.

Kafenya menarik namun kekurangannya ada banyak nyamuk ketika sore dan malam hari sehingga ada baiknya memakai lotion anti nyamuk jika ingin berlama-lama di sana.

Fasilitas

  • Seating Outdoor
  • Live Music
  • Rooftop 
  • Toilet
  • Parkiran

Menu

Menu berikut diambil pada tahun 2022. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Menu Makanan Arborea Cafe zomato Menu Makanan Arborea Cafe

Menu Minuman Arborea Cafe zomato Menu Minuman Arborea Cafe

Jam Operasional

  • Senin-Jumat pukul 08.00-20.0 WIB
  • Sabtu-Minggu dan hari libur nasional pukul 12.00-20.0 WIB

Baca juga: Cara ke Cove at Batavia dan Pantjoran PIK Naik KRL dan Transjakarta

Cara ke Arborea Cafe

Cara ke Arborea Cafe Naik Kereta

  • Stasiun terdekat dengan Arborea Cafe yaitu Stasiun Palmerah. Jaraknya hanya terpaut 700 meter. Jika berjalan kaki bisa ditempuh selama 10 menit.
  • Untuk sampai ke Stasiun Palmerah maka bagi yang datang dari arah Bekasi langsung turun di Stasiun Tanah Abang. Dari Stasiun Tanah Abang naik KRL tujuan Serpong/Parung Panjang untuk turun di Stasiun Palmerah.
  • Bagi yang datang dari arah Bogor maka tinggal naik KRL jurusan Stasiun Manggarai. Dari Stasiun Manggarai naik KRL tujuan Stasiun Tanah Abang untuk turun di Stasiun Palmerah.
  • Bagi yang datang dari arah Serpong maka bisa langsung turun di Stasiun Palmerah.

Cara ke Arborea Cafe Naik Transjakarta

  • Senayan Park dilewati oleh koridor 1B (Stasiun Palmerah-Tosari) dan 1F (Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan). Pengunjung bisa langsung turun di halte pemberhentian Stasiun Palmerah lalu jalan kaki sejauh 700 meter masuk ke Gedung Mangala Wanabakti llau ke Arborea Cafe.
  • Halte transjakarta lainnya yang terdekat yaitu Halte Senayan JCC. Dari Halte Senayan JCC ke Arborea Cafe bisa berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer selama 20 menit.
  • Halte Senayan JCC dilewati koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), 9A (PGC-Grogol), 4A (TU Gas-Grogol), 3F (Kalideres-GBK), 1F (Bundaran Senayan-Stasiun Palmerah), T11 (Bundaran Senayan-Poris), 10H (Blok M-Tanjung Priok) dan B21 (Bekasi Timur-Grogol).
  • Bagi yang datang dari Jakarta Timur bisa naik koridor 9 dan 9A.
  • Bagi yang datang dari Jakarta Barat bisa naik koridor 9A dan 4A.
  • Bagi yang datang dari Jakarta Utara bisa naik koridor 9 dan 10H.
  • Bagi yang datang dari Jakarta Selatan bisa naik koridor 1F, T11, dan 10 H.
  • Bagi yang datang dari Tangerang bisa naik koridor T11.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Kompasianival, Content Creator Didorong Maju dengan Optimalkan Berbagai Peluang

Dalam Kompasianival, Content Creator Didorong Maju dengan Optimalkan Berbagai Peluang

Megapolitan
Saat Dua Gempa Besar Landa Jabar, Warga Jabodetabek Diimbau Tetap Waspada

Saat Dua Gempa Besar Landa Jabar, Warga Jabodetabek Diimbau Tetap Waspada

Megapolitan
Pernah Kesulitan Cari Kaki Palsu, Iwan Jadi Pengusaha Alat Bantu Medis

Pernah Kesulitan Cari Kaki Palsu, Iwan Jadi Pengusaha Alat Bantu Medis

Megapolitan
3 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Tergenang Banjir, Ini Daftar Wilayahnya

3 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Selatan Tergenang Banjir, Ini Daftar Wilayahnya

Megapolitan
Cara Pemprov Rangkul Disabilitas, Salurkan Bansos dan Serap Tenaga Kerja Difabel

Cara Pemprov Rangkul Disabilitas, Salurkan Bansos dan Serap Tenaga Kerja Difabel

Megapolitan
Heru Budi Imbau BUMD DKI dan Perusahaan Swasta Rekrut Pekerja Penyandang Disabilitas

Heru Budi Imbau BUMD DKI dan Perusahaan Swasta Rekrut Pekerja Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 334 Jiwa, 8 Orang Masih Hilang

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 334 Jiwa, 8 Orang Masih Hilang

Megapolitan
Gempa Magnitudo 6,4 di Garut Terasa hingga Jabodetabek

Gempa Magnitudo 6,4 di Garut Terasa hingga Jabodetabek

Megapolitan
Sepak Terjang Marullah Matali di Pemprov DKI hingga Diangkat Jadi Deputi Gubernur oleh Heru Budi..

Sepak Terjang Marullah Matali di Pemprov DKI hingga Diangkat Jadi Deputi Gubernur oleh Heru Budi..

Megapolitan
1.000 Personel Polisi Amankan Ibadah Natal Gereja Tiberias di GBK Hari Ini

1.000 Personel Polisi Amankan Ibadah Natal Gereja Tiberias di GBK Hari Ini

Megapolitan
Saat Imam Masjid Dipukuli Jemaah di Bekasi, Pelaku Sudah Lansia...

Saat Imam Masjid Dipukuli Jemaah di Bekasi, Pelaku Sudah Lansia...

Megapolitan
Polisi Periksa Aparat yang Saksikan Pelemparan Batu ke  AKBP Saufi Saat Demo Tolak Otonomi Baru Papua

Polisi Periksa Aparat yang Saksikan Pelemparan Batu ke AKBP Saufi Saat Demo Tolak Otonomi Baru Papua

Megapolitan
Digerebek Polisi, Bandar dan Pengguna Narkoba di Kampung Bahari Kerap Kabur Lewat Genting Atap

Digerebek Polisi, Bandar dan Pengguna Narkoba di Kampung Bahari Kerap Kabur Lewat Genting Atap

Megapolitan
Polisi Buru Pelempar Batu ke Kabag Ops Polres Jakpus Saat Kawal Demo Tolak Otonomi Papua

Polisi Buru Pelempar Batu ke Kabag Ops Polres Jakpus Saat Kawal Demo Tolak Otonomi Papua

Megapolitan
Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Kain Sarung Ditemukan Mengapung di Kali Krukut

Mayat Bayi Perempuan Terbungkus Kain Sarung Ditemukan Mengapung di Kali Krukut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.