Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Heru Budi Musnahkan 14.447 Alkohol Ilegal, dari "Orang Tua" hingga "Corona"

Kompas.com - 18/11/2022, 09:14 WIB
Muhammad Naufal,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memusnahkan hasil operasi minuman beralkohol di Jalan Silang Monas Tenggara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022) pagi.

Minuman beralkohol yang dimusnahkan berjumlah 14.447 botol berbagai merek dan berbagai jenis, yang diedarkan di Ibu Kota tanpa izin alias ilegal.

Pemusnahan ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Sebagaimana laporan tadi Pak Kepala Satpol PP, sebanyak 14.00 sekian botol (alkohol) telah dimusnahkan," ucap Heru di Jalan Silang Monas Tenggara, Jumat.

Baca juga: Minuman Alkohol Ilegal Senilai Rp 4,3 Miliar Diamankan, Polisi Sebut Pemilik Pengusaha Ternama di Batam

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada sejumlah instansi yang telah menegakkan hukum terkait peredaran minuman beralkohol tanpa izin.

"Tentunya saya atas nama Pemerintah DKI sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya, jajaran Kodam, dan pengadilan, yang telah bersama-sama melakukan penegakan hukum terkait dengan minuman beralkohol tanpa izin," urai Heru.

Di lokasi yang sama, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebutkan, jajarannya menyita alkohol dari para pelaku usaha yang tak memiliki izin sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

"Sehingga mereka ini yang ilegal, tanpa izin, yang kemudian kami lakukan tindakan penyitaan dan dilanjutkan hari ini, dimusnahkan," kata Arifin.

Para penjual alkohol ilegal itu, lanjutnya, bakal dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Kemudian, menurut Arifin, mereka akan dikenai pasal sesuai tindak pidana ringan.

"Ada sanksi, baik itu berupa pidana kurungan ataupun sanksi denda yang nantinya ditetapkan putusan pengadilan," tegas dia.

Baca juga: RSUD Bantul Terima Empat Pasien Diduga Keracunan Alkohol, 1 Tewas

Arifin sekaligus menekankan, pihaknya tidak menindak para penjual alkohol di Ibu Kota yang memiliki izin resmi.

Pantauan Kompas.com, ribuan botol alkohol dengan berbagai merek dan jenis diletakkan di Jalan Silang Monas Tenggara. Beberapa merek di antaranya yakni Orang Tua, Anker, Bintang, Singaraja, Bali Hai, Corona, dan Prost. 

Botol-botol ini ada yang masih terisi penuh dan ada pula yang telah kosong.

Sebuah alat berat berwarna kuning kemudian dikerahkan untuk menghancurkan ribuan botol alkohol ini.

Bau menyengat kemudian menyerbak usai alat berat menghancurkan botol-botol tersebut. Cairan berwarna kuning kecoklatan dari dalam botol yang pecah memenuhi area pemusnahan itu. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aksi Gila Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Aksi Gila Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Megapolitan
Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Megapolitan
Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

Megapolitan
Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com