JAKARTA, KOMPAS.com - Semua lampu di lobi Gedung DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, tampak padam secara serentak pada Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 19.15 WIB.
Hal ini terjadi saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menggeledah bagian dalam Gedung DPRD DKI Jakarta sejak Selasa sore.
Pantauan Kompas.com, lampu di lobi dua Gedung DPRD DKI Jakarta tiba-tiba padam secara serentak.
Padahal, sekitar pukul 18.30 WIB, lampu di lobi gedung tersebut masih menyala.
Baca juga: KPK Geledah Gedung DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pulo Gebang
Sementara itu, lampu di lantai 1 sampai lantai 11 Gedung baru DPRD DKI tetap menyala. Begitu pun lampu di bagian luar lobi gedung lama dan gedung baru tetap menyala.
Sebuah layar LED di Gedung lama DPRD DKI pun masih menyala.
Kompas.com mencoba mengonfirmasi alasan lampu di lobi kedua gedung badan legislatif Jakarta itu tiba-tiba padam kepada petugas penjaga. Namun, ia enggan menjawab.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang petugas keamanan mengatakan bahwa pemeriksaan sempat dilakukan di salah satu ruang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung DPRD DKI Jakarta.
"Tadi ruang ini juga diperiksa," kata petugas tersebut.
"(Yang memeriksa) KPK," sambung dia.
Baca juga: Kantornya Digeledah KPK, Ketua DPRD DKI: Saya Dukung Proses Penyelidikan yang Dilakukan
Pantauan Kompas.com sekitar pukul 18.00 WIB, terdapat sejumlah petugas KPK yang sedang berada di Ruang Rapat Komisi C DPRD DKI Jakarta.
Mereka tampak mengenakan masker, berbaju bebas, dan rompi berwarna coklat muda dengan logo KPK tersemat di bagian dada kiri rompi.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri sebelumnya menyebutkan, jajarannya tengah mengumpulkan alat bukti terkait dugaan kasus korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang, Jakarta Timur.
"Benar ada kegiatan penggeledahan dimaksud (di Gedung DPRD DKI) terkait pengumpulan alat bukti dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang," sebut Ali kepada awak media, Selasa.
Menurut Ali, KPK nantinya akan memberikan informasi lebih lanjut berkait penggeledahan tersebut.
"Perkembangannya akan kami sampaikan kembali," kata Ali.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.