Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bacok Lawan Tawuran di Citayam Depok, 2 Remaja Ditangkap Polisi

Kompas.com - 30/01/2023, 20:50 WIB
M Chaerul Halim,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok menangkap dua remaja yang terlibat tawuran di Cipayung, Depok pada Minggu (29/1/2023) dini hari.

Mereka ditangkap karena membacok lawannya di Kampung Taman Kedondong, Citayam.

Perwira Pengendali Tim 3P Polres Metro Depok, AKP Winam Agus mengatakan, penangkapan itu bermula ketika tim tengah berpatroli dan mendapati kerumunan pemuda sedang tawuran.

Baca juga: Terlibat Tawuran, Belasan Remaja di Bogor Ditangkap

Melihat tim 3P, para pemuda itu terbirit-birit melarikan diri. Namun, tim 3P berhasil menangkap dua orang dari dari salah satu kelompok tersebut.

"Mereka lari tunggang langgang, tapi berhasil kita amankan dua orang dari salah satu kelompok," kata Winam saat dikonfirmasi, Senin (30/1/2023).

Dari tangan kedua pemuda, polisi juga mengamankan barang bukti tiga buah senjata tajam.

Dalam pemeriksaan, kedua terduga pelaku mengaku telah tawuran dengan kelompok lain dan dua temannya menderita luka bacok.

"Yang melukai dua temannya itu, mereka tahu orang-orangnya. Oleh karena itu, saya suruh mereka video call supaya mengajak janjian lagi untuk menjemput pelaku dari kelompok lawannya yang melukai temannya tersebut," kata Winam.

Baca juga: Bawa 12 Celurit untuk Tawuran, 2 Remaja di Cimanggis Ditangkap Polisi

Berbekal informasi itu, polisi kemudian meminta terduga pelaku tawuran untuk kembali janjian dengan kelompok lawannya tersebut.

Rupanya ajakan itu tak direspons. Polisi pun langsung menjemput terduga pelaku pembacokan di kawasan Cipayung, Depok.

"Akhirnya kita ke rumahnya, dan diamankan dua orang yang diduga pelaku. Kita interogasi dan mereka mengakui telah melukai teman dari dua pelaku yang lebih dulu diamankan," ujar Winam.

Atas perbuatannya itu, kedua pelaku langsung digiring ke Polsek Pancoran Mas Depok guna penyelidikan lebih lanjut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PDI-P Mulai Jaring Nama Cagub DKI, Ada Ahok, Basuki Hadimuljono hingga Andika Perkasa

PDI-P Mulai Jaring Nama Cagub DKI, Ada Ahok, Basuki Hadimuljono hingga Andika Perkasa

Megapolitan
KTP 8,3 Juta Warga Jakarta Bakal Diganti Bertahap Saat Status DKJ Berlaku

KTP 8,3 Juta Warga Jakarta Bakal Diganti Bertahap Saat Status DKJ Berlaku

Megapolitan
Jasad Perempuan Dalam Koper di Bekasi Alami Luka di Kepala, Hidung dan Bibir

Jasad Perempuan Dalam Koper di Bekasi Alami Luka di Kepala, Hidung dan Bibir

Megapolitan
Dukcapil DKI: Penonaktifan NIK Warga Jakarta Bisa Tekan Angka Golput di Pilkada

Dukcapil DKI: Penonaktifan NIK Warga Jakarta Bisa Tekan Angka Golput di Pilkada

Megapolitan
Polisi: Mayat Dalam Koper di Cikarang Bekasi Seorang Perempuan Paruh Baya Asal Bandung

Polisi: Mayat Dalam Koper di Cikarang Bekasi Seorang Perempuan Paruh Baya Asal Bandung

Megapolitan
Pembunuh Wanita di Pulau Pari Curi Ponsel Korban dan Langsung Kabur ke Sumbar

Pembunuh Wanita di Pulau Pari Curi Ponsel Korban dan Langsung Kabur ke Sumbar

Megapolitan
Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Keluarga Ajukan Rehabilitasi, Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen di BNN Jaksel

Megapolitan
Warga Duga Ada Praktik Jual Beli Rusunawa Muara Baru Seharga Rp 50 Juta oleh Oknum Pengelola

Warga Duga Ada Praktik Jual Beli Rusunawa Muara Baru Seharga Rp 50 Juta oleh Oknum Pengelola

Megapolitan
Pemprov DKI: Restorasi Rumah Dinas Gubernur Masih Tahap Perencanaan

Pemprov DKI: Restorasi Rumah Dinas Gubernur Masih Tahap Perencanaan

Megapolitan
Harga Bawang Merah Melonjak, Pedagang Keluhkan Pembelinya Berkurang

Harga Bawang Merah Melonjak, Pedagang Keluhkan Pembelinya Berkurang

Megapolitan
NIK Ratusan Ribu Warga Jakarta yang Tinggal di Daerah Lain Terancam Dinonaktifkan

NIK Ratusan Ribu Warga Jakarta yang Tinggal di Daerah Lain Terancam Dinonaktifkan

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD Niat Bertarung di Pilkada Kota Bogor: Syahwat Itu Memang Sudah Ada...

Wakil Ketua DPRD Niat Bertarung di Pilkada Kota Bogor: Syahwat Itu Memang Sudah Ada...

Megapolitan
Saksi Sebut Hujan Tak Begitu Deras Saat Petir Sambar 2 Anggota TNI di Cilangkap

Saksi Sebut Hujan Tak Begitu Deras Saat Petir Sambar 2 Anggota TNI di Cilangkap

Megapolitan
PAN Sebut Warga Depok Jenuh dengan PKS, Imam Budi: Bagaimana Landasan Ilmiahnya?

PAN Sebut Warga Depok Jenuh dengan PKS, Imam Budi: Bagaimana Landasan Ilmiahnya?

Megapolitan
Ketika Kajari Jaksel Lelang Rubicon Mario Dandy, Saksi Bisu Kasus Penganiayaan D di Jaksel

Ketika Kajari Jaksel Lelang Rubicon Mario Dandy, Saksi Bisu Kasus Penganiayaan D di Jaksel

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com