Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/03/2023, 15:31 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ihsanuddin

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Brigjen Pol Hariyanto mengungkapkan, mayat yang ditemukan di dalam koper di Bogor bakal dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Hariyanto menyebut, potongan mayat korban itu akan dibawa ke RS Polri usai olah TKP rampung.

"Korban masih di TKP di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Belum dikirim ke RS Polri. Rencananya setelah olah TKP baru dibawa ke sini," ujar dia ketika dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023).

Baca juga: Ada Mayat Dalam Koper di Bogor, Diduga Korban Mutilasi

Setibanya di RS Polri, imbuh Hariyanto, pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap mayat itu.

Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Instalasi Kedokteran Forensik untuk mengetahui penyebab kematian jenazah tersebut sebelum dimutilasi.

Temuan sesosok mayat dalam koper membuat geger warga Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu sekitar 07.15 WIB.

Temuan itu direkam dan viral di media sosial. Dalam rekaman video, tampak terlihat potongan tubuh manusia tanpa busana dari dalam koper berwarna merah.

Koper itu berada di pinggir jalan antara semak-semak. Ini membuat warga berdatangan untuk menyaksikannya.

Baca juga: Koper Merah Berisi Mayat Tak Utuh di Bogor, Polisi Lacak Identitas Korban

Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana membenarkan penemuan mayat dalam koper di wilayah Tenjo.

"Temuan mayat (dalam koper) benar adanya di wilayah Tenjo," kata Desi saat dihubungi, Rabu.

Kini, pihak Polsek Tenjo dan Satreskrim Polres Bogor masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Alasan Jokowi Sulit Dimakzulkan | Ed Sheeran Beli Vinyl di Pasar Santa

[POPULER JABODETABEK] Alasan Jokowi Sulit Dimakzulkan | Ed Sheeran Beli Vinyl di Pasar Santa

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK 74 Rawamangun-Cipinang

Rute Mikrotrans JAK 74 Rawamangun-Cipinang

Megapolitan
Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Megapolitan
Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Megapolitan
Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Megapolitan
Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Megapolitan
Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Megapolitan
Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Megapolitan
Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair' Dukung Industri mainan Lokal

"Jakarta Toys and Comics Fair" Dukung Industri mainan Lokal

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Megapolitan
Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Megapolitan
Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair 2024' Bukan Cuma Urusan Mainan

"Jakarta Toys and Comics Fair 2024" Bukan Cuma Urusan Mainan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com