Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istri Produser Ody Mulya Laporkan Dugaan Penculikan, Sebut Suaminya Dibawa Paksa Keluarga

Kompas.com - 15/09/2023, 20:34 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mirna Febriyani, istri produser film Ody Mulya Hidayat, melaporkan dugaan penculikan sang suami dari apartemen yang mereka tempati di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

Produser film Dilan 1990 itu disebut dibawa paksa oleh keluarganya pada 6 April 2023.

Mirna kemudian melaporkan dugaan penculikan pada 16 April 2023. Laporan Mirna teregistrasi dengan nomor LP/B/2101/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA.

"Jadi, suami saya diculik oleh beberapa orang yang notabene masih memiliki hubungan darah atau saudara dari suami saya," kata Mirna kepada wartawan di bilangan Tebet, Jumat (15/9/2023).

Baca juga: Kronologi Ody Mulya Pilih Pulang ke Keluarga, Bukan Diculik seperti Klaim Istri

 

Mirna menyebutkan, suaminya dibawa pergi saat dia tengah membeli makanan di Mal Kota Kasablanka. Dia pergi sendiri karena Ody tengah sakit.

"Suami saya tinggal di apartemen sendiri karena dia sakit stroke, makanya saya ke bawah (Mal Kota Kasablanka) sendiri," sebut dia.

Saat kembali ke unit apartemen, Mirna tak menemukan Ody di ruangan mana pun. Setelah ditelusuri, Ody ternyata dibawa oleh keluarganya.

Mirna mengungkapkan, sang suami dibawa lari dengan cara dibujuk agar turun ke lobi apartemen.

"Dikondisikan sama sekuriti apartemen. Suami saya dibujuk dan diminta turun ke bawah, lalu diajak pergi," ungkap dia.

Baca juga: Pedagang Cireng Cabuli Balita di Sunter Jaya, Modusnya Panggil Korban untuk Beli Dagangannya

Ody disinyalir tak melawan ketika diajak untuk pergi. Sebab, tingkat stroke yang diderita Ody sudah parah. Perilaku Ody juga disebut kembali seperti anak kecil.

"Pas dibawa kabur, dia sebenarnya sadar enggak sadar, karena kondisinya kembali kayak anak kecil akibat penyakit stroke. Jadi dia pas diajak ya mau saja," ungkap Mirna.

Setelah kejadian itu, Mirna tak pernah tinggal satu atap dengan Ody. Sudah lima bulan ia tinggal seorang diri.

"Saya hanya pernah bertemu sekali dengan suami saya dalam rentang waktu dari April sampai sekarang. Itu juga enggak sengaja pas lagi di Polda Metro Jaya," tutur Mirna.

Mirna pun berharap kasus yang dilaporkannya ke Polda Metro Jaya segera memiliki kemajuan.

"Saya sudah laporkan sejak April lalu, tetapi masih dalam penyelidikan sampai saat ini. Info terakhir yang saya dapat, baru mau gelar perkara. Saya berharap ada perkembangan karena kasus ini sudah cukup lama," tutur dia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ayah di Jaktim Setubuhi Anak Kandung sejak 2019, Korban Masih di Bawah Umur

Ayah di Jaktim Setubuhi Anak Kandung sejak 2019, Korban Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Sempat Tersendat akibat Tumpahan Oli, Lalu Lintas Jalan Raya Bogor Kembali Lancar

Sempat Tersendat akibat Tumpahan Oli, Lalu Lintas Jalan Raya Bogor Kembali Lancar

Megapolitan
Ibu di Jaktim Rekam Putrinya Saat Disetubuhi Pacar, lalu Suruh Aborsi Ketika Hamil

Ibu di Jaktim Rekam Putrinya Saat Disetubuhi Pacar, lalu Suruh Aborsi Ketika Hamil

Megapolitan
Komnas PA Bakal Beri Pendampingan Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah

Komnas PA Bakal Beri Pendampingan Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah

Megapolitan
Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Megapolitan
Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Megapolitan
Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Megapolitan
Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Megapolitan
Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Megapolitan
Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Megapolitan
Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Megapolitan
Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Megapolitan
Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi 'Pilot Project' Kawasan Tanpa Kabel Udara

Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi "Pilot Project" Kawasan Tanpa Kabel Udara

Megapolitan
Keluarga Korban Begal Bermodus 'Debt Collector' Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Keluarga Korban Begal Bermodus "Debt Collector" Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Megapolitan
Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com