Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Bakal Sisir Kembali Selokan di Duren Sawit Tempat Kerangka Manusia Ditemukan

Kompas.com - 26/10/2023, 18:26 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi bakal menyisir kembali selokan di wilayah Duren Sawit tempat kerangka manusia ditemukan.

Kerangka itu ditemukan di selokan Jalan Raden Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (23/10/2023).

"Masih memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan kembali selokan tempat kerangka ditemukan," kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Indra Darmawan kepada Kompas.com, Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia Terbungkus Kaus di Selokan Duren Sawit, Korban Mutilasi?

Polisi membuka peluang untuk menyisir kembali tempat kejadian perkara karena kerangka manusia yang ditemukan tidak utuh. 

Hanya ada empat tulang belulang yang ditemukan, mencakup satu batok kepala dan tiga tulang yang diduga bagian tangan.

Kendati demikian, penyisiran kembali baru akan dilakukan berdasarkan hasil perkembangan penyelidikan kasus itu.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga akan menunggu hasil pemeriksaan dari tim kedokteran forensik terlebih dulu.

"Jadi untuk waktu pemeriksaan kembali selokan belum diketahui kapan," terang Indra.

Baca juga: Kerangka yang Ditemukan di Selokan Duren Sawit Laki-Laki, Usia 44-65 Tahun

Saat ini, pihaknya sedang memeriksa empat saksi terkait kasus itu. Dua di antaranya adalah petugas Sudin SDA Jakarta Timur, yakni Erwan (40) dan rekannya.

Sebab, mereka berdua yang pertama kali menemukan kerangka manusia terbalut baju di dalam gorong-gorong selokan.

"Untuk yang diperiksa sementara empat orang, namun masih kemungkinan bertambah," ujar Indra.

Sebelumnya, kerangka manusia ditemukan di selokan Jalan Raden Inten oleh seorang petugas Sudin SDA Jakarta Timur bernama Erwan (40) pada Senin sore.

Saat itu, sejumlah pasukan biru sedang membersihkan selokan itu.

"Yang awal nemuin teman saya. Kata teman saya, ini bungkusan kayaknya kepala manusia. Saya buka dan angkat, ternyata benar," ucap Erwan di lokasi, Senin.

Baca juga: Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Penemuan Kerangka Manusia di Duren Sawit

Mulanya, Erwan dan sejumlah rekannya sedang membersihkan tumpukan sampah yang tersangkut di gorong-gorong saluran air.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Ibu Bukan Wilayah Kami

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Ibu Bukan Wilayah Kami

Megapolitan
Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Megapolitan
Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Megapolitan
Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Megapolitan
Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Megapolitan
Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep 'Winner Takes All' Tidak Dikenal

Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep "Winner Takes All" Tidak Dikenal

Megapolitan
Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Megapolitan
Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Megapolitan
Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Megapolitan
Sesuai Namanya sebagai Seni Jalanan, Grafiti Selalu Ada di Tembok Publik

Sesuai Namanya sebagai Seni Jalanan, Grafiti Selalu Ada di Tembok Publik

Megapolitan
Panik Saat Kebakaran di Revo Town Bekasi, Satu Orang Lompat dari Lantai Dua

Panik Saat Kebakaran di Revo Town Bekasi, Satu Orang Lompat dari Lantai Dua

Megapolitan
4 Lantai Revo Town Bekasi Hangus Terbakar

4 Lantai Revo Town Bekasi Hangus Terbakar

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com