Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Kuat Menahan Beban, Kurir Tahu Terjatuh dari Motor Saat Terobos Banjir di Cibubur

Kompas.com - 22/04/2024, 05:05 WIB
Dzaky Nurcahyo,
Larissa Huda

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang perempuan berinisial A terjatuh dari motornya saat menerobos banjir di Jalan Jambore, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (21/4/2024).

Pantauan Kompas.com, perempuan yang tengah membawa sekeranjang tahu itu terjatuh tak lama setelah menerobos banjir.

Motor Honda Vario yang dikemudikannya jatuh ke arah kiri. Akibatnya, tahu yang dibawa A mengambang di atas air.

Baca juga: Belasan Motor Mogok akibat Nekat Menerobos Banjir di Jalan Raya Jambore Cibubur

Saat ditanya, A berujar, ia tak kuat menahan beban motornya saat melewati banjir.

Ia mengatakan, arus air begitu kuat akibat pengendara yang melintas melaju cukup kencang.

“Arus airnya kencang banget, saya enggak kuat menyeimbangkan motornya,” ujar dia.

A mengungkapkan, tahu yang dibawa hendak dibawa ke Pasar Cisalak. Ia menyebut, sudah ada salah satu pedagang yang menunggu produk tahu tersebut.

“Saya mau kirim ke Pasar Cisalak ini. Sudah dipesan salah satu pedagang, tapi namanya musibah,” tutur dia.

Terkait tahu yang jatuh ke air, kata A, kondisinya akan dicek kembali saat tiba di lokasi. Kalau masih layak untuk dijual, produk tersebut nantinya akan dibersihkan lebih dulu.

Baca juga: Tabrak Trotoar di Dekat Stasiun MRT Blok A, Pengendara Motor Tewas

“Paling nanti dibersihkan dulu kalau kondisinya masih layak,” imbuh dia.

Sementara itu, Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cibubur bernama Hasi mengatakan, air mulai menggenangi jalan raya sekitar pukul 14.00 WIB.

Banjir terjadi semenjak hujan deras tadi,” ujar dia saat ditemui di lokasi.

Hadi mengatakan, banjir menggenang kurang lebih sejauh 30 meter. Akibat peristiwa ini, Jalan Jambore arah Cibubur dan sebaliknya sempat ditutup.

“Tadi sempat ditutup karena tak bisa dilalui. Tapi, pas mulai surut kami buka satu lajur,” tutup dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Polri Berencana Luncurkan SIM C2 Tahun Depan

Megapolitan
Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Caleg PKS Terjerat Kasus Narkoba di Aceh, Kabur dan Tinggalkan Istri yang Hamil

Megapolitan
'Call Center' Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

"Call Center" Posko PPDB Tak Bisa Dihubungi, Disdik DKI: Mohon Maaf, Jelek Menurut Saya

Megapolitan
Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Polisi: Ada Oknum Pengacara yang Pakai Pelat Palsu DPR

Megapolitan
Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Pemprov DKI Razia 2.070 Pengemis dan Gelandangan Sejak Awal 2024

Megapolitan
Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Caleg PKS Asal Aceh Dapat Sabu dari Malaysia, Dikemas Bungkus Teh China

Megapolitan
KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

KAI Commuter Line: Tak Ada Korban Dalam Kecelakaan KRL dan Sepeda Motor di Ratu Jaya Depok

Megapolitan
Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Banyak Remaja Nongkrong di Bundaran HI hingga Dini Hari, Polisi Minta Orangtua Awasi

Megapolitan
Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Pria Paruh Baya di Kemayoran Setubuhi Anak Tiri Berkali-kali, Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

DPRD DKI Minta Disdik Perbaiki Masalah Teknis dalam PPDB 2024

Megapolitan
PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

PDI-P Tawari Ahok Jadi Calon Gubernur Sumatera Utara, Pengamat: Dia Punya Nama Besar untuk Melawan Bobby

Megapolitan
Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Syarat Pembuatan SIM C1, Harus Punya SIM C Minimal 1 Tahun

Megapolitan
Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Polisi Resmi Terbitkan SIM C1 Hari Ini, Berlaku di Seluruh Indonesia

Megapolitan
Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Caleg PKS Tersangka Kasus Narkoba Sempat Buang HP dan Kartu Identitas saat Kabur

Megapolitan
Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Polisi: SIM C1 untuk Motor Bermesin 250-500 Cc

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com