Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Kompas.com - 25/05/2024, 19:51 WIB
Dinda Aulia Ramadhanty,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Hari Raya Idul Adha sudah mulai tercium karena jatuh kurang dari sebulan lagi.

Beberapa ruko kandang hewan kurban sudah banyak terlihat di beberapa titik Kota Depok.

Salah satunya ada di Jalan Akses UI yakni di Mall Hewan Qurban milik Doni.

Ada sekitar ratusan ekor sapi dipajang berjejer dalam ruko itu.

Tidak mau kalah, beberapa warga sekitar juga satu persatu ramai mendatangi ruko untuk sekedar menonton hewan kurban.

Baca juga: Simak, Ini Syarat Hewan Kurban untuk Idul Adha 2024

Mayoritas mereka datang membawa sepeda motor yang membonceng anaknya sibuk menepikan kendaraannya di area parkir ruko Mall Hewan Qurban.

Bahkan ada yang seorang ibu membonceng keempat anaknya dalam satu motor.

Salah satu seorang ibu bernama Dewi (42) rela datang dari Sugutamu, Sukmajaya bersama keempat anaknya.

"Anak-anak sudah tahu tempat ini. Jadi tadi yang anak sulung saya tanyain 'mah, kapan lihat sapinya?'" ucap Dewi saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (25/5/2024).

Baca juga: Jelang Idul Adha, Pemprov DKI Mulai Periksa Kesehatan Ribuan Hewan Kurban

Dewi bercerita, dirinya harus menempuh perjalanan sekitar 10 menit bersama anak-anaknya yang masih berumur 1,5-8 tahun untuk melihat sapi.

"Lumayan saja, lihat kayak gini kan cuma setahun sekali. Enggak usah jauh-jauh ke kebun binatang, anak sudah bisa lihat sapi," tutur Dewi.

Meski baru pertama kali mampir, Dewi mengaku anak-anaknya cukup senang diajak ke sini.

"Ya nontonin saja (sapi makan). Sudah pasti saya sering mampir ke sini, lumayan 10-15 menit ajak anak," jelas Dewi.

Baca juga: Pakai Jasa SPG, Penjual Hewan Kurban di Bantul Berhasil Jual Ratusan Ekor Kambing

Hal serupa juga disampaikan oleh Amar (45) yang membawa anaknya dalam gendongan.

"Ini sekalian karena mau pulang ke rumah sih, eh anak lihat sapi nunjuk-nunjuk jadi berhenti sebentar deh," ungkap Amar.

Warga Kelapa Dua satu ini mengaku tak bisa menahan senyum karena anaknya asyik menunjuk sapi yang sedang makan.

"Senang saja lihat anak saya heboh sendiri, dari tadi juga narik-narik karena mau dekatin sapi," jelas Amar.

Secara terpisah, pemilik Mall Hewan Qurban Doni menyebutkan, sudah ada sekitar 3.800 ekor sapi masuk ke Kota Depok.

"Kalau di Depok ada sekitar 3.800-an ekor," ungkap Doni.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Lansia Sebatang Kara yang Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat Bekerja Sebagai Pengemis

Megapolitan
Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Korban Tewas dalam Kebakaran di Pejaten Barat adalah Lansia Sebatang Kara

Megapolitan
Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Ditanya Soal Wacana Duet pada Pilkada Jakarta, Kaesang: Paling Realistis dengan Anies

Megapolitan
Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2, Ditembak Polisi karena Melawan

Megapolitan
Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Traumanya Pedagang Es Teh di Bogor, Takut Berjualan Usai Jadi Korban Pria Pamer Alat Kelamin

Megapolitan
Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Untuk Kedua Kalinya, Keluarga Akseyna Terima Surat Perkembangan Hasil Penyelidikan dari Polisi

Megapolitan
Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Berawal dari Mager, Siswa SMA di Jaksel Bikin Lampu Sensor Suara untuk Pameran Karya P5

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

[POPULER JABODETABEK] Penganiaya 4 Warga di Koja Seorang Residivis dan DPO Pembunuhan | Mobil Terguling hingga Ringsek di Jalan Pangeran Antasari

Megapolitan
Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Perkara Ponsel Hilang, Pemuda Ini Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Babak Belur

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 15 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Megapolitan
Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Daur Ulang Barang Bekas, Siswa SMA di Jaksel Buat Tempat Sampah Elektrik dan Lampu Sensor Suara

Megapolitan
'Ngeles' Saat Ditanya Ketertarikan Ikut Pilkada Jakarta, Heru Budi: Saya Tertarik Ngambil Telur Bagus

"Ngeles" Saat Ditanya Ketertarikan Ikut Pilkada Jakarta, Heru Budi: Saya Tertarik Ngambil Telur Bagus

Megapolitan
Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Ulah Meresahkan Wanita di Depok, Mengaku Malaikat lalu Paksa Warga Beri Uang Sambil Marah-marah

Megapolitan
Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Anies Baswedan Siap Ikut Pilkada Jakarta 2024, PKS Tunggu Keputusan DPP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Polisi Akan Periksa Karyawan Toko Terkait Perampokan 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com