Pelaku "Bullying" di SMA 3 Dikeluarkan Sesuai Pakta Integritas - Kompas.com

Pelaku "Bullying" di SMA 3 Dikeluarkan Sesuai Pakta Integritas

Kompas.com - 10/05/2016, 13:33 WIB
KOMPAS.com/Yohanes Debritho Neonnub Halaman depan SMA 3 Jakarta di Setiabudi 2, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Selasa (24/6/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, sanksi terhadap pelaku bullying Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3, Setiabudi, sudah sesuai pakta integritas.

Setelah diputuskan tidak lulus, keenam pelaku juga dipulangkan kepada orangtua dan tidak dapat melanjutkan kegiatan belajar di sekolah negeri.

"Jadi itu sudah sesuai dengan Tata Tertib Sekolah dan juga Pakta Integritas," katanya, Selasa (10/5/2016).

Djarot menjelaskan, salah satu pasal di dalam Pakta Integritas berbunyi, 'pelajar yang melakukan tindak kekerasan atau bullying diserahkan kepada orangtuanya dan tidak boleh melanjutkan kegiatan belajar di sekolah negeri'.

Sesuai pasal tersebut, para pelaku tidak dapat melanjutkan pendidikan di SMAN 3.

"Orangtua siswa dan siswanya menandatangani pakta integritas itu. Harus dipatuhi. Ini tidak berlaku hanya di sekolah ini, tapi seluruh sekolah ada tata tertib dan pakta integritas itu," katanya.‎

Oleh karena itu, Djarot meminta kasus ini menjadi pembelajaran bagi siswa lain. Sehingga, mereka tidak melakukan bullying dan tersandung kasus serupa.

Kompas TV Perilaku "Bullying", Kesalahan Anak?

EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar