Pembakaran Sampah dan Tawuran Hambat Perjalanan KRL Jakarta - Bekasi - Kompas.com

Pembakaran Sampah dan Tawuran Hambat Perjalanan KRL Jakarta - Bekasi

Alsadad Rudi
Kompas.com - 09/06/2016, 08:54 WIB
Andri Donnal Putera Suasana Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek saat jam-jam sibuk pada hari kerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembakaran sampah dan tawuran antar warga di Jakarta Timur menghambat perjalanan kereta rel listrik (KRL) commuter line relasi Bekasi pada Kamis (9/6/2016) pagi ini.

Pembakaran sampah oleh warga di bawah flyover Kranji, Bekasi, Jawa Barat, telah menyebabkan sistem persinyalan KRL ikut terbakar di antara Stasiun Cakung-Stasiun Bekasi.  Selain itu, di pelintasan antara Stasiun Buaran-Stasiun Klender juga terjadi tawuran antar warga.

Perjalanan KRL commuter line relasi Bekasi-Jakarta Kota pun jadi terhambat. Kereta hanya bisa beroperasi sampai di Stasiun Cakung.

"Selain tawuran, warga juga melakukan pelemparan batu yang mengenai KA 1313 saat akan memasuki Stasiun Klender Baru. Satu kaca pintu pecah. Tapi tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Manajer Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, lewat keterangan tertulisnya pagi ini.

Eva menuturkan, KRL yang dilempari batu untuk sementara tidak dapat dioperasikan lantaran harus diperbaiki. Perangkat persinyalan juga harus diperbaiki akibat dampak kebakaran.

"Sekitar pukul 08.00 dua jalur relasi Bekasi-Jakarta Kota dan sebaliknya telah dapat dilalui. Namun masih terdapat antrian rangkaian kereta yang menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama," papar Eva.

PT KCJ, lanjutnya, mengimbau penumpang lintas Bekasi yang tergesa-gesa menuju tempat tujuan agar menggunakan moda transportasi lain. Mereka dapat mengembalikan tiket yang telah dibeli pada loket yang tersedia.

Sementara pengguna jasa yang memilih tetap menggunakan KRL diimbau tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dengan tidak memaksakan diri naik ke kereta yang telah penuh. 

"PT  KCJ memohon maaf kepada pengguna jasa dan mengecam keras aksi tawuran yang berdampak fatal dan mengakibatkan terganggunya perjalanan kereta api. Kami akan meminta pihak berwajib agar segera menangkap oknum warga yang melakukan pembakaran tersebut," kata Eva.

PenulisAlsadad Rudi
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM