Anggaran KJP Plus pada 2018 Rp 3,9 Triliun, Meningkat Rp 560 Miliar - Kompas.com

Anggaran KJP Plus pada 2018 Rp 3,9 Triliun, Meningkat Rp 560 Miliar

Nursita Sari
Kompas.com - 06/11/2017, 15:16 WIB
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (25/7/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (25/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan, anggaran untuk program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus pada 2018 naik sekitar Rp 560 miliar dibandingkan anggaran KJP pada 2017.

Dana yang dianggarkan untuk program KJP Plus pada Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 yakni Rp 3,9 triliun.

"Naik Rp 560-an miliar," ujar Bowo melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (6/11/2017).

Bowo mengatakan, ada beberapa hal yang membuat anggaran KJP Plus meningkat.

Baca juga : KJP Plus Milik Anies-Sandi Dianggarkan Rp 4,1 Triliun pada 2018

Pertama yakni adanya perubahan besaran satuan KJP.

Besaran dana KJP untuk tingkat SD naik dari Rp 210.000 menjadi Rp 250.000, SMP meningkat dari Rp 260.000 menjadi Rp 300.000, SMA dari Rp 375.000 menjadi Rp 420.000, SMK dari Rp 390.000 menjadi Rp 450.000, dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dari Rp 210.000 menjadi Rp 300.000.

Contoh KJP Plus Anies-SandiKOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Contoh KJP Plus Anies-Sandi
Kedua, dana untuk KJP Plus meningkat karena ada tambahan calon penerima program ini.

Rencananya, anak usia sekolah yang tidak sekolah juga akan mendapat KJP Plus. Ada tambahan sekitar 39.000 penerima dari usulan awal 872.000 orang.

"Ketiga, ada bantuan program bridging (persiapan seleksi masuk perguruan tinggi) bagi kelas 12 sebanyak 53.000-an penerima, masing-masing Rp 500.000 untuk beli buku, beli formulir masuk perguruan tinggi," kata Bowo.

Baca juga : KJP Plus hingga Rumah DP 0 Anies-Sandi Diprioritaskan Masuk APBD 2018


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya mengatakan, anggaran untuk program KJP Plus pada 2018 sebanyak Rp 4,1 triliun. Bowo membenarkan hal tersebut.

Namun, ada perubahan yang terjadi dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018 sehingga turun menjadi Rp 3,9 triliun.

"Bukan Rp 4,1 triliun, tapi Rp 3,9 triliun. Awalnya (dianggarkan) Rp 4,1 triliun memang. (Perubahannya karena) program bridging yang semula 3 bulan, akhirnya sebulan," ucap Bowo.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisNursita Sari
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM