Sulitnya Akses Masuk Alat Berat Jadi Kendala Pengerukan Kali Krukut - Kompas.com

Sulitnya Akses Masuk Alat Berat Jadi Kendala Pengerukan Kali Krukut

Ridwan Aji Pitoko
Kompas.com - 15/11/2017, 20:06 WIB
Alat berat melakukan pengerukan Kali Krukut, Rabu (15/11/2017).Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Alat berat melakukan pengerukan Kali Krukut, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang petugas Satgas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Asep (40) mengungkapkan kesulitan dalam pengerukan Kali Krukut di Jalan Wolter Monginsidi, Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut dia, satu-satunya kesulitan adalah tidak adanya akses memadai guna meletakkan alat berat di Kali Krukut.

"Kesulitannya kemarin itu enggak ada akses buat menempatkan alat berat. Sempit banget di sini, jadi susah," kata Asep kepada Kompas.com, Rabu (15/11/2017).

Asep mengatakan, sulitnya akses untuk menempatkan alat berat, terjadi hampir di semua kali di Jakarta.

Seorang warga berdiri di atas timbunan lumpur Kali Krukut.Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Seorang warga berdiri di atas timbunan lumpur Kali Krukut.
Akses tersebut justru dijadikan lahan untuk membangun rumah di pinggir kali, sehingga ketika tiba waktunya pengerukan kali jadi terhambat.

"Pemerintah seharusnya bikin akses jalan untuk pemeliharaan dan alat-alat (berat) masuk. Sekarang ini hampir semua sulit akses masuknya, kebanyakan dipersempit bangunan," kata Asep.

Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengerukan di Kali Krukut. Pemprov DKI Jakarta membongkar tembok Hotel Neo agar alat berat dapat masuk mengeruk Kali Krukut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pengerukan Kali Krukut, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017) siang.Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pengerukan Kali Krukut, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017) siang.

Kali Krukut di Wolter Monginsidi sudah dikeruk sejak 2 November 2017 silam. Kali dengan total panjang 84,4 kilometer itu terakhir dikeruk pada 2015 silam oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

Anies meminta Kali Krukut dikeruk kembali menyusul tewasnya seorang warga akibat luapan air Kali Krukut.

Kompas TV Satu orang tewas di Cipete akibat terjatuh ketika memindahkan barang di rumahnya yang kebanjiran.

PenulisRidwan Aji Pitoko
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM