Anies Tinjau Banjir Dukuh Atas, Pompa Rusak Sudah Dilaporkan Sejak 22 Oktober - Kompas.com

Anies Tinjau Banjir Dukuh Atas, Pompa Rusak Sudah Dilaporkan Sejak 22 Oktober

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 11/12/2017, 18:52 WIB
Genangan di underpass Dukuh Atas, Senin (11/12/2017).Dok. Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Genangan di underpass Dukuh Atas, Senin (11/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi banjir di underpass Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017) sore. Menurut Anies, dia mendapat laporan bahwa kawasan tersebut sempat terendam banjir mencapai satu meter.

Namun, saat Anies tiba di lokasi, genangan air tersebut sudah surut.

"Tadi airnya sempat satu meter. Saya cek ke sini menurut laporan satu jam sudah surut," ujar Anies di lokasi.

Seusai mengecek kondisi underpass, Anies menyempatkan diri mengecek rumah pompa yang berada tak jauh dari lokasi. Di rumah pompa tersebut Anies mendapat aduan dari operator pompa penyedot air bahwa ada kerusakan.

"Di sini ada 6 pompa, tapi yang berfungsi baik cuma dua. Langsung akan segera kita tindaklanjuti, kita pastikan tidak ada masalah," kata Anies.

Baca juga : Dengar Kabar Banjir 1 Meter, Anies Cek Rumah Pompa di Dukuh Atas

Gubernur DKI Jakarta Anies BaswedanKompas.com/Akhdi Martin Pratama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Salah satu operator pompa bernama Mulyadi mengatakan, sudah melaporkan kerusakan pompa tersebut sejak 22 Oktober 2017 lalu. Namun, hingga kini laporannya belum ditindaklanjuti.

"Rusaknya 22 Oktober, dari 6 ada 4 panel yang rusak, kami sih enggak nyalahin siapa-siapa, tapi belum ditindaklanjuti sampai sekarang," ujar Mulyadi.

Baca juga : Genangan di Underpass Dukuh Atas Surut, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Menurut Mulyadi, kerusakan tersebut terjadi pada bagian panel listriknya. Biasanya, jika pompa berjalan normal tak ada genangan di kawasan tersebut.

"Kalau semuanya berfungsi enggak akan tergenang. Karena hujan gede dan panel rusak jadi begitu," kata Mulyadi.

Kompas TV Banjir juga menggenangi terowong Dukuh Atas. Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintasi daerah tersebut.

PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM