Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/06/2023, 18:27 WIB
Joy Andre,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan berencana untuk membangun masjid di dekat Gereja Ibu Teresa Paroki Cikarang.

Pembangunan itu akan dilakukan karena di kawasan area Lippo Cikarang belum memiliki masjid.

Pembangunan masjid ini juga untuk mengakomodasi permintaan dari tokoh Islam di sekitar wilayah itu.

"Memang ada satu permintaan dari tokoh muslim itu, sebaiknya dibangunkan masjidnya juga karena kebetulan di kawasan ini belum ada masjid juga," kata Dani dalam wawancara khusus dengan Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pj Bupati Bekasi Menangis Saat Umumkan Izin Pembangunan Gereja Ibu Teresa

Dani mengungkapkan pembangunan masjid di dekat gereja dipastikan akan dilakukan.

Sebab, pemilik kawasan sudah memberikan tanah hibah kepada Pemkab Bekasi.

"Alhamdulillah, Pemda meminta juga kepada pemilik kawasan untuk sebidang tanah, diizinkan juga," ucap Dani.

Adapun Gereja Ibu Teresa Paroki Cikarang juga saat ini masih dalam tahap pembangunan. 

Pendirian gereja itu akhirnya mendapat izin setelah umat Katolik di sana 18 tahun berjuang.

Rencananya, pembangunan gereja tersebut akan memakan waktu selama dua tahun.

"Jadi, kita nanti bersama-sama membangun gereja. Tidak jauh dari sini akan dibangun masjid," tutur dia lagi.

Baca juga: Pj Bupati Bekasi Terharu Dibayar Ucapan Terima Kasih Tulus oleh Umat Gereja Ibu Teresa

Proses perizinan dan administrasi pendirian gereja ini sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah.

Romo Antonius Suhardi Antara Pr mengatakan, setelah izin pendirian gereja diberikan, pihaknya mendapat sambutan baik dari tokoh-tokoh agama di Kabupaten Bekasi.

"Reaksi mereka, mereka bersyukur karena akhirnya perjuangan kami selama ini terwujud. Warga sekitar tentunya pasti enggak ada reaksi apa pun. Tenang dan damai saja, aman-aman saja karena memang tujuannya membangun rumah ibadah, tidak lebih," ucap Romo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Masuk Tahap Pemasangan Girder

Megapolitan
Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Polisi Sebut Brigadir RAT Bunuh Diri di Mampang saat Sedang Cuti

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Pemprov DKI Siapkan Stok Blanko KTP untuk Pemilih Pemula Pilgub 2024

Megapolitan
Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Sebelum Tewas, Brigadir RAT Sepekan Tinggal di Jakarta

Megapolitan
Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Partisipasi Pemilih di Jakarta pada Pemilu 2024 Turun Dibandingkan 2019

Megapolitan
Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Pemerintah DKJ Punya Wewenang Batasi Kendaraan Pribadi di Jakarta, DPRD Minta Dilibatkan

Megapolitan
Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Dua Begal di Depok Lakukan Aksinya di Tiga Tempat dalam Sehari

Megapolitan
Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Unggah Foto Gelas Starbucks Tutupi Kabah Saat Umrah, Zita Anjani: Saya Berniat Mancing Obrolan...

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Jenazah Brigadir RAT Belum Diotopsi, Polisi Tunggu Keputusan Keluarga

Megapolitan
Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Keluarga Brigadir RAT yang Meninggal Bunuh Diri Tiba di RS Polri Kramat Jati

Megapolitan
Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Dua Begal yang Bacok Korban di Depok Incar Anak Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Pemprov DKI Disarankan Ambil Alih Pengelolaan JIS, TIM, dan Velodrome dari Jakpro

Megapolitan
Jenazah Brigadir RAT Diotopsi di RS Polri Sebelum Dibawa Keluarga ke Manado

Jenazah Brigadir RAT Diotopsi di RS Polri Sebelum Dibawa Keluarga ke Manado

Megapolitan
Kasus Kriminal di Depok Naik, dari Pencurian Guling hingga Bocah SMP Dibegal

Kasus Kriminal di Depok Naik, dari Pencurian Guling hingga Bocah SMP Dibegal

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Bangun 2 SPKL Tahun Ini, Salah Satunya di Balai Kota

Pemprov DKI Bakal Bangun 2 SPKL Tahun Ini, Salah Satunya di Balai Kota

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com