Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tangkap 2 Pria yang Sekap Perempuan di Apartemen Kemayoran, Satu Pelaku Hendak Kabur

Kompas.com - 20/05/2024, 17:32 WIB
Baharudin Al Farisi,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Kemayoran menangkap dua pria berinisial AS (34) dan CA (29) terkait kasus penyekapan seorang perempuan berinisial RJ (19). AS dan CA menyekap RJ di salah satu apartemen kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2024).

AS ditangkap di lobi apartemen tersebut usai petugas mendapatkan informasi dari warga mengenai dugaan penyekapan RJ.

“Pelaku pertama (AS) (ditangkap) di lobi apartemen,” ujar Humas Polsek Kemayoran Bripka Ricky Sihite saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/5/2024).

Sementara, Polsek Kemayoran menangkap CA di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, ketika hendak melarikan diri.

"Kami telusuri melalui nomor teleponnya, posisinya berada di Stasiun Gambir. Dia sedang duduk menunggu pemberangkatan selanjutnya," ungkap Ricky.

Baca juga: Jasad Wanita di Selokan Bekasi, Polisi Masih Dalami Dugaan Korban Hamil

Saat menangkap pelaku AS di apartemen, kata Ricky, polisi menemukan korban dalam keadaan terikat tangan dan kakinya.

"Mulutnya terlakban, kaki dan tangannya terikat oleh tali tambang yang kecil," ujar Ricky.

Di sisi lain, polisi menduga, terjadi penganiayaan dalam aksi penyekapan ini lantaran ditemukan luka-luka pada tubuh korban.

"Ada sedikit luka-luka," kata Ricky.

Adapun berdasarkan rekaman video yang viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @seputar.sunter, terlihat polisi tengah menginterogasi pelaku yang ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam video tampak bahwa pelaku yang tangannya terikat ini hanya bisa pasrah sambil menjawab sejumlah pertanyaan dari petugas.

Dari kamar apartemen itu, polisi tampak menyita barang bukti berupa tali tambang berukuran kecil dan ponsel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Uniknya Seni Lukis Piring di Bekasi, Bermodalkan Piring Melamin dan Pensil Anak SD

Megapolitan
Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Sapi Kurban Mengamuk Saat Hendak Disembelih di Tangsel, Rusak Tiga Motor Warga

Megapolitan
Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Suasana Mencekam di Pasar Minggu Sore Ini, Dua Ormas Bentrok Lempar Batu dan Helm

Megapolitan
PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil 'Survei Langitan'

PKB Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024 karena Hasil "Survei Langitan"

Megapolitan
Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Marak Penjarahan Aset di Rusunawa Marunda, Pengelola Ungkap Tak Ada CCTV di Sana

Megapolitan
Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Gang Venus Tambora Terlalu Padat Penduduk, Pemerintah Diminta Relokasi Warga ke Rusun

Megapolitan
Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Demi Berkurban Sapi, Sugito Pedagang Siomay Menabung Dua Bulan Sebelum Idul Adha

Megapolitan
Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Truk Sampah di Kota Bogor Disebut Tak Dapat Peremajaan Bertahun-tahun, padahal Berusia Tua

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Pengelola Rusunawa Marunda Bakal Pasang Alat Kontrol Patroli untuk Cegah Penjarahan Berulang

Megapolitan
Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Menunggu Berjam-jam di Masjid Istiqlal, Warga Kecewa Tak Ada Pembagian Daging Kurban

Megapolitan
Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Sugito Tak Masalah Dapat Daging Kurban Sedikit: Yang Penting Orang di Lingkungan Kita Bisa Makan

Megapolitan
Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Warga Jakbar Datang ke Masjid Istiqlal Berharap Kebagian Daging Kurban: Di Rumah Cuma Dapat 2 Ons

Megapolitan
PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

PKB Terbitkan SK Usung Supian Suri pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Pisau JF untuk Tusuk Tetangganya yang Ganggu Anjing Semula untuk Ambil Rumput

Megapolitan
Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bogor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com