Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Uji Forensik Tak Bisa Pastikan Mr X Pembunuh Holly

Kompas.com - 08/10/2013, 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil uji laboratorium dan forensik menunjukkan jejak sepatu bernoda darah yang ada di kamar apartemen Holly Angela Hayu Winanti (38) di lantai 9 Tower Ebony, Apartemen Kalibata City, identik pada jejak sepatu yang dikenakan El Riski Yudhistira.

El adalah pria yang ditemukan tewas di lantai dasar apartemen tepat di bawah kamar Holly. El tercatat sebagai warga Kotabumi, Lampung. Meski begitu, polisi belum mau menyimpulkan El adalah pelaku penganiayaan Holly hingga tewas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menuturkan, hasil uji labfor ini diakuinya semakin memperkuat dugaan pihaknya sejak awal bahwa Mr X atau El Riski adalah pelaku penganiayaan terhadap Holly hingga tewas.

"Jadi, diduga Mr X atau El Riski Yudhistira berada di kamar tersebut melakukan penganiayaan kepada Holly atau ada di kamar tersebut dekat dengan peristiwa penganiayaan terhadap Holly," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/10/2013).

Walau menduga kuat, hasil uji labfor ini tidak dapat memastikan bahwa El Riski adalah pelaku penganiayaan terhadap Holly hingga tewas. Pihaknya, kata Rikwanto, masih mendalami hubungan antara El Riski dan Holly dan alasan kehadiran El Riski di kamar apartemen Holly.

"Itu yang belum diketahui, yakni kehadiran Mr X atau El Riski di sana tujuannya apa. Karenanya, masih perlu penyidikan lebih lanjut," tuturnya.

Holly Angela Hayu Winanti ditemukan dalam kondisi kritis di kamar apartemennya di lantai 9 Tower Ebony, Apartemen Kalibata City, Senin (30/9/2013) malam. Oleh tiga rekannya dan seorang petugas sekuriti apartemen, Holly dilarikan ke RS Tria Dipa, Pancoran. Namun, dalam perjalanan, Holly mengembuskan napas terakhirnya.

Sebelum ditemukan kritis, Holly sempat menelepon ibu angkatnya yang akhirnya meminta tiga rekan Holly menemui Holly di kamar apartemennya. Dalam waktu bersamaan, seorang pria ditemukan tewas di lantai dasar apartemen, tepat di bawah kamar Holly.

Polisi menduga, pria yang akhirnya diidentifikasi sebagai El Riski Yudhistira ini menganiaya Holly hingga tewas sebelum akhirnya dia sendiri bunuh diri lewat cara melompat dari lantai 9 apartemen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

Megapolitan
Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com