Salin Artikel

Main di Kolam Renang Warga, Seorang Anak Tewas Tenggelam

JAKARTA,KOMPAS.com - Seorang anak berusia enam tahun bernama Fikri Rizki Anugrah tewas karena tenggelam di sebuah kolam renang di rumah warga yang ada di Jalan Sebret, Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dia ditemukan tewas saat sedang berenang bersama teman temannya. Hal tersebut dikatakan Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Prayitno.

Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/7/2019) pukul 11.30 WIB.

Penemuan jasad tersebut berawal ketika saksi Wasmin yang tinggal di sekitar lokasi mendengar ada suara teriakan anak - anak dari dalam kolam.

Wasmin pun berusaha mendatangi sumber suara tersebut.

"Kemudian saksi langsung menghampiri anak - anak tersebut, saksi melihat ada salah satu anak dalam posisi sudah tenggelam di kolam renang. Saksi langsung berusaha membantu anak yang tenggelam tersebut," ujar Prayitno, Minggu (21/7/2019).

Saksi pun langsung berusaha mencari pertolongan dan membawa Fikri ke RSUD Pasar Minggu. Namun nyawa Fikri tidak tertolong.

Dia mengatakan kolam renang tersebut sering dijadikan tempat berenang oleh anak anak sekitar. Padahal sebenarnya kolam tersebut milik pribadi, bukan umum.

Kolam tersebut berada di lingkungan rumah seseorang yang bernama Diana. Tidak jarang anak anak melompati tembok yang mengelilingi kolam renang untuk bermain di dalam.

"Menurut saksi sudah sering kali memarahi dan melarang anak anak kecil tersebut berenang karena itu bukan kolam renang umum. Namun tidak dihiraukan oleh anak anak tersebut," kata dia.

Pihak keluarga pun sudah dihubungi oleh petugas dan mereka akan memakamkan anaknya itu.

Sementara itu, polisi telah memeriksa lokasi kejadian dan memeriksa beberapa saksi

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/22/06014821/main-di-kolam-renang-warga-seorang-anak-tewas-tenggelam

Terkini Lainnya

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

Megapolitan
Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke