Salin Artikel

Asisten Rumah Tangga Tewas Digigit Anjing Majikan di Cipayung

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Heri Purnomo mengatakan, polisi awalnya mendapat laporan dari Rumah Sakit Adhyaksa bahwa ada warga yang meninggal digigit anjing.

Kemudian, polisi mendatangi rumah sakit guna memastikan hal tersebut.

"Sesampai di RS Adhyaksa diperoleh keterangan bahwa benar telah ditemukan korban yang meninggal diduga akibat serangan anjing," kata Hery saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/9/2019).

Heri menjelaskan, berdasarkan keterangan majikan korban, awalnya anjing tersebut dikurung di kandang.

Namun, karena kasihan, sang majikan membuka kandang anjing tersebut.

"Pada saat korban datang ke TKP, korban langsung diserang oleh anjing tersebut. Akibat serangan anjing tersebut, korban mengalami luka di leher, punggung, dan dada," ujar Hery.

Korban langsung dilarikan ke RS Adhyaksa. Namun, nyawa tak dapat tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit.

Heri menambahkan, diduga anjing tersebut mengidap rabies.

"Diduga rabies, kemarin keluarganya (Yayan) enggak mau korbannya diotopsi. Sudah dilaporkan ke Polsek Cipayung," ujar Hery.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/02/12274261/asisten-rumah-tangga-tewas-digigit-anjing-majikan-di-cipayung

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Bripka Madih di Mata Tetangga, Polisi yang Tak Pernah Bertegur Sapa dengan Warga Sekitar

Sosok Bripka Madih di Mata Tetangga, Polisi yang Tak Pernah Bertegur Sapa dengan Warga Sekitar

Megapolitan
Kronologi Siswi SD di Pondok Kelapa Hampir Diculik, Tangannya Tiba-tiba Digenggam Seorang Perempuan

Kronologi Siswi SD di Pondok Kelapa Hampir Diculik, Tangannya Tiba-tiba Digenggam Seorang Perempuan

Megapolitan
Merasa Eksepsi Teddy Minahasa Tak Ditanggapi Jaksa, Hotman Paris: Izinkan Kami Ajukan Duplik

Merasa Eksepsi Teddy Minahasa Tak Ditanggapi Jaksa, Hotman Paris: Izinkan Kami Ajukan Duplik

Megapolitan
Berbaring di Bantalan Rel, Pria di Depok Tewas Tertabrak KRL

Berbaring di Bantalan Rel, Pria di Depok Tewas Tertabrak KRL

Megapolitan
Heru Budi Ikuti Rapat Paripurna dengan Empat Agenda Pembahasan

Heru Budi Ikuti Rapat Paripurna dengan Empat Agenda Pembahasan

Megapolitan
Tak Lagi Gratis, Lewat Skywalk Kebayoran Baru Harus Pakai Kartu dengan Tarif Rp 3.500

Tak Lagi Gratis, Lewat Skywalk Kebayoran Baru Harus Pakai Kartu dengan Tarif Rp 3.500

Megapolitan
Polisi: Ecky Minta Teman SMP Jadi Saksi Jual Beli Fiktif Apartemen Angela

Polisi: Ecky Minta Teman SMP Jadi Saksi Jual Beli Fiktif Apartemen Angela

Megapolitan
Bripka Madih Disebut Berulang Kali Datangi Perumahan di Bekasi, Protes Dugaan Penyerobotan Lahan

Bripka Madih Disebut Berulang Kali Datangi Perumahan di Bekasi, Protes Dugaan Penyerobotan Lahan

Megapolitan
Kinerja Heru Budi Hartono sebagai Manager dan Pemimpin di Jakarta

Kinerja Heru Budi Hartono sebagai Manager dan Pemimpin di Jakarta

Megapolitan
Ambil Alih Apartemen Angela, Ecky Palsukan Dokumen hingga Saksi Jual Beli

Ambil Alih Apartemen Angela, Ecky Palsukan Dokumen hingga Saksi Jual Beli

Megapolitan
Wakil Ketua PPP DKI Ikut Mundur Usai Guruh Lunggana Dicopot, Merasa Orang-orang Lulung Tak Dikehendaki Lagi

Wakil Ketua PPP DKI Ikut Mundur Usai Guruh Lunggana Dicopot, Merasa Orang-orang Lulung Tak Dikehendaki Lagi

Megapolitan
Masih Ada Temuan Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Dinkes DKI Anjurkan Terapi Non-obat pada Anak

Masih Ada Temuan Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Dinkes DKI Anjurkan Terapi Non-obat pada Anak

Megapolitan
Pengalaman Menonton Konser Dewa 19 di JIS: Bus Shuttle Penuh, Jalanan Macet, dan Harus Jalan Kaki 1 Jam Lebih

Pengalaman Menonton Konser Dewa 19 di JIS: Bus Shuttle Penuh, Jalanan Macet, dan Harus Jalan Kaki 1 Jam Lebih

Megapolitan
2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut pada Anak di Jakarta Terlacak Akhir Januari 2023

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut pada Anak di Jakarta Terlacak Akhir Januari 2023

Megapolitan
10 Orang Suruhan Bripka Madih Patok Lahan di Depan Rumahnya, Warga Jatiwarna: Saya Takut, Langsung Gemetar...

10 Orang Suruhan Bripka Madih Patok Lahan di Depan Rumahnya, Warga Jatiwarna: Saya Takut, Langsung Gemetar...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.