Salin Artikel

Pencuri yang Menyamar Jadi Petugas PLN dan PAM Incar Rumah Lansia

JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan pencuri bermodus menyamar menjadi petugas PLN dan PAM yang ditangkap polisi biasa mengincar rumah-rumah yang dihuni lansia.

"Mereka menyurvei, dia melihat situasi apakah rumah ini ada penghuninya, yang dicari memang yang ada penghuninya tetapi usia lanjut jadi tidak akan melakukan perlawanan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, (13/2/2020).

Heru mengatakan, mereka memang biasa berkeliling ke berbagai wilayah baik di Jakarta dan sekitarnya untuk mencari target pencurian.

Selain untuk mengecek si penghuni rumah, mereka juga memperhatikan apakah rumah itu dilengkapi CCTV atau tidak.

Apabila target pencurian sudah memenuhi kriteria, mereka akan beraksi dalam waktu tak lebih dari lima menit.

"Mereka sedapatnya saja, di dalam lemari dapatnya Rp 8 juta diambil, ada jam tangan diambil jam tangan. Tapi hitungannya dia hanya menit, jadi tidak mencari lebih daripada yang ada di situ, dapat dia keluar," ujar Heru.

Kehati-hatian itu yang membuat para tersangka bisa beraksi selama empat tahun belakangan sebelum akhirnya tertangkap pada Selasa (4/2/2020) lalu.

Para tersangka tertangkap setelah mencuri rumah yang dihuni lansia berusia 92 tahun di daerah Kampung Bali dan membawa kabur uang ringgit senilai Rp 10 juta.

Ada empat orang tersangka yang ditangkap yakni berinisial J, M, S dan RA. Polisi juga masih mencari satu tersangka terakhir berinisial I.

Terhadap para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/13/15053671/pencuri-yang-menyamar-jadi-petugas-pln-dan-pam-incar-rumah-lansia

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Banjir Rob Terjang Jalan Lodan Raya Ancol, Petugas Evakuasi Warga

Megapolitan
Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.