Salin Artikel

Tanggapi Instruksi Mendagri, Wawali Kota Bekasi: Sepanjang Ada Aturannya, Kami Terima

BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyatakan siap menjalankan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tentang penegakan protokol kesehatan untuk mengendalikan Covid-19.

Dia juga menerima aturan yang memuat sanksi pemberhentian bagi kepala daerah yang tak menerapkan protokol kesehatan itu.

"Kan sepanjang itu ada aturannya, sepanjang itu terjadi, ya kami terima," kata Tri saat ditemui di Hotel Horison, Bekasi, Kamis (19/11/2020).

Menurut Tri, peraturan tersebut relevan dengan kondisi saat ini. Masyarakat harus mengikuti instruksi pemerintah kota untuk menerapkan protokol kesehatan.

Seluruh kegiatan ekonomi dan pendidikan juga harus menjalankan protokol kesehatan.

Hal tersebut diharuskan agar kegiatan ekonomi warga tak terhambat dan angka penyebaran Covid-19 pun bisa terkendali.

"Bahkan setelah peraturan menteri keluar, kami langsung lakukan apel siaga yang melibatkan Kapolres, Dandim. Kami juga turunkan hampir 2/3 ASN dan non-ASN turun ke lapangan untuk memberikan edukasi protokol kesehatan," kata dia.

Dia berharap, dengan upaya itu, masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan yang diatur pemerintah.

Mendagri Tito Karnavian mengeluarkan instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Instruksi itu berisi tentang hal-hal yang harus dilakukan oleh gubernur dan bupati atau wali kota dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pada poin pertama, para kepala daerah diminta untuk menegakkan secara konsisten protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

"Berupa memakai masker, mencuci tangan dengan benar, menjaga jarak, dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi melanggar protokol tersebut," demikian isi salah satu poin instruksi Mendagri.

Poin kedua, kepala daerah diminta melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencegah penularan Covid-19 dan tidak hanya bertindak responsif atau reaktif.

Pencegahan dapat dilakukan dengan cara humanis dan penindakan termasuk pembubaran kerumunan dilakukan secara tegas dan terukur sebagaimana upaya terakhir.

Kemudian poin ketiga, kepala daerah diminta menjadi teladan bagi masyarakat dalam mematuhi protokol Covid-19. Termasuk tidak ikut dalam kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Sementara poin keempat berisi tentang sanksi bagi kepala daerah yang tidak menaati aturan perundang-undangan termasuk mengenai protokol kesehatan.

Sanksi tersebut sesuai dengan aturan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Kemudian dalam poin kelima dijelaskan bahwa, berdasarkan Pasal 78, sanksi bagi kepala daerah yang tidak mematuhi aturan perundang-undangan akan diberhentikan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/19/18322301/tanggapi-instruksi-mendagri-wawali-kota-bekasi-sepanjang-ada-aturannya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Megapolitan
Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Megapolitan
Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Megapolitan
Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Megapolitan
[BERITA FOTO] Empat Tahun Melaju, Potret Kereta MRT Nomor 9 Jalani Perawatan Pre-overhaul Pertama Kali di Bengkel

[BERITA FOTO] Empat Tahun Melaju, Potret Kereta MRT Nomor 9 Jalani Perawatan Pre-overhaul Pertama Kali di Bengkel

Megapolitan
Besok, Polda Metro Uji Coba ETLE Mobile Keliling Jalan Protokol Jakarta

Besok, Polda Metro Uji Coba ETLE Mobile Keliling Jalan Protokol Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tunda Peluncuran ETLE Mobile Menjadi 13 Desember 2022

Polda Metro Jaya Tunda Peluncuran ETLE Mobile Menjadi 13 Desember 2022

Megapolitan
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Terminal Kalideres Uji Kelaikan Bus AKAP

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Terminal Kalideres Uji Kelaikan Bus AKAP

Megapolitan
Banjir Rob yang Sempat Landa 4 RT di Jakarta Utara Sudah Surut

Banjir Rob yang Sempat Landa 4 RT di Jakarta Utara Sudah Surut

Megapolitan
Mengintip Bengkel Perawatan Kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus

Mengintip Bengkel Perawatan Kereta MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus

Megapolitan
Cerita Warga Bantaran Kali Ciliwung, Sampah di Aliran Sungai Sudah Jadi Pemandangan Biasa

Cerita Warga Bantaran Kali Ciliwung, Sampah di Aliran Sungai Sudah Jadi Pemandangan Biasa

Megapolitan
Bike to Work Minta Pengendara yang Serobot Jalur Sepeda Juga Ditindak Tegas

Bike to Work Minta Pengendara yang Serobot Jalur Sepeda Juga Ditindak Tegas

Megapolitan
Pemuda di Cibitung Jadi Korban Begal, Badan Dibacok dan Motor Dirampas

Pemuda di Cibitung Jadi Korban Begal, Badan Dibacok dan Motor Dirampas

Megapolitan
Puncak Lonjakan Penumpang Bus di Terminal Kalideres Diprediksi Terjadi 29-30 Desember

Puncak Lonjakan Penumpang Bus di Terminal Kalideres Diprediksi Terjadi 29-30 Desember

Megapolitan
Polda Metro Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Pinjol Ilegal di Manado

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.