Anggota DPRD DKI Ingatkan Pemprov soal PKL dan SMPN 14

Kompas.com - 16/07/2013, 11:33 WIB
Bangunan SMPN 14 di jalan Matraman Raya, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Senin (15/7/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusBangunan SMPN 14 di jalan Matraman Raya, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Senin (15/7/2013).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI untuk mempertimbangkan dan menyiapkan dengan matang rencana merelokasi pedagang kaki lima (PKL) ke gedung SMPN 14, Jatinegara, Jakarta Timur. Menurutnya, relokasi sebaiknya tidak dilakukan sebelum Pemprov DKI selesai membangun gedung baru untuk SMPN 14.

"Apa pun rencana kebijakan itu harus berkaki pada kondisi materiil di lapangan. Jadi, semuanya bisa sesuai harapan dan produktif. Intinya relokasi jangan menggunakan sekolah yang masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM)," ujar Dwi.

Gedung SMPN 14 Jatinegara digunakan sebagai tempat KBM SMPN 14, SD Negeri 03 Bali Mester, dan SMP Darul Mukminin. Pemprov berencana memindahkan KBM ketiga lembaga pendidikan itu dan menjadikan gedung SMPN 14 itu tempat relokasi PKL.

Untuk jangka pendek, KBM SMPN 14 akan digabungkan dengan SMP Negeri 62, Rawa Bunga, Jatinegara. Namun, KBM kedua sekolah itu hanya akan digabung setelah SMP Negeri 62 selesai direhab dan dibangun menjadi sekolah tiga lantai.

Sementara itu, KBM SD Negeri 03 Bali Mester akan dipindahkan ke SD Negeri 01 dan SD Negeri 02 Bali Mester.

Untuk SMP Darul Mukminin, Dinas Pendidikan DKI masih terus menyurvei dan mencarikan tempat yang paling tepat agar proses kegiatan belajar mengajar dapat terus berjalan.

Untuk jangka panjang, Pemprov akan membuatkan gedung baru untuk SMPN 14 di Utan Kayu, Jakarta Timur. Pembangunan diperkirakan akan selesai akhir tahun ajaran pada 2014.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X