Kompas.com - 29/07/2013, 03:16 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang membakar gudang kelontong dan rumah toko di Jalan Haji Soleh 1, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (1/6/2013).Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari gudang penyimpanan barang-barang kelontong yang kemudian menjalar ke rumah toko di sebelahnya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. KOMPAS/PRIYOMBODOPetugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang membakar gudang kelontong dan rumah toko di Jalan Haji Soleh 1, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (1/6/2013).Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari gudang penyimpanan barang-barang kelontong yang kemudian menjalar ke rumah toko di sebelahnya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.
Penulis Windoro Adi
|
EditorBNJ

JAKARTA, KOMPAS.com — Hendak mudik? Periksa rumah Anda. Matikan aliran listrik, gas, dan amankan barang-barang yang mudah terbakar. Hari Minggu (28/7/2013), sejumlah rumah di tiga lokasi terpisah di Jakarta Barat (Jakbar) terbakar saat ditinggal mudik. Kebakaran dipicu hubungan pendek arus listrik.

Menurut Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar) Jakbar, Sutarno, kebakaran pertama terjadi di Jalan Kebon Jeruk 17 RT 13 RW08, Taman Sari, Jakbar, pukul 02.30 WIB.

Rumah kontrakan tiga pintu tersebut sudah kosong ditinggal para penghuninya kembali ke kampung halaman. Api padam setelah 21 mobil Damkar dikerahkan. Kebakaran kedua terjadi di rumah kontrakan tiga pintu di RT 04/09 Cengkareng, Jakbar.

Kebakaran ketiga terjadi di Kemanggisan Palmerah. Beruntung, warga sekitar cekatan dan tanggap. "Saat api sudah menyala, warga bersama pemilik rumah segera memadamkan api. Petugas belum sempat ke lokasi," ujar Sutarno, Minggu (28/7/2013).

Ia mengingatkan, setiap menjelang Lebaran, di Jakbar, setiap hari umumnya terjadi kebakaran di tiga lokasi. "Peristiwa ini menjadi peristiwa pertama menjelang Lebaran tahun ini," ucap Sutarno.(Windoro Adi)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.