Kompas.com - 01/08/2013, 06:24 WIB
Salah satu ruangan di rumah pemotongan hewan (RPH) Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta, Jumat (19/7/2013). Untuk satu ekor kambing yang dipotong, pengguna jasa membayar sebesar Rp 8.000. KOMPAS.com/ESTU SURYOWATISalah satu ruangan di rumah pemotongan hewan (RPH) Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta, Jumat (19/7/2013). Untuk satu ekor kambing yang dipotong, pengguna jasa membayar sebesar Rp 8.000.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Bukan hanya Pemprov DKI Jakarta yang tidak suka dengan adanya rumah jagal hewan di parkiran Blok G Pasar Tanah Abang, masyarakat sekitar pun menolaknya. Namun, pengelola rumah jagal bekas lahan PD Dharma Jaya itu ingin berkonsultasi dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana terlebih dulu.

"Saya udah kirim surat ke ajudannya. Haji Lulung kan baru umrah tuh, kita tunggu aja," kata Ali Djawas, pengelola rumah jagal tersebut, kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2013).

"Saya minta secepatnya konsultasi sama DPRD, sama Haji Lulung," katanya.

Setelah gagal menemui politisi PPP tersebut, Ali akhirnya menemui Dani Anwar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mantan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta 2004-2009. Saat ini, Dani merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta periode 2009-2014.

Ali menyesalkan sikap Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah yang tergesa-gesa memberinya surat perintah pengosongan RPH Blok G Tanah Abang. Dalam surat tertanggal 30 Juli 2013 dan berkop surat Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Pusat tersebut disebutkan RPH yang dikelola Ali tidak sesuai peruntukkannya. Oleh karena itu, Ali diminta mengosongkan lahan milik PD Dharma Jaya tersebut.

"Belum ada (pembicaraan), baru sekali Pak Saefullah, itu juga tidak ada kelanjutannya, itu pun (yang dibahas) di Marunda dan Cakung," kata Ali.

"Tiga ini (alternatif relokasi) saya minta dibicarain ke Ahok. Tahu-tahu datang surat ini. Saya omelin tadi Pak Saefullah. Pak, Bapak apa-apaan minta ngosongin. Ketemu baru sekali itu pun enggak ada solusi. Kenapa tahu-tahu ada surat pengosongan," sesal dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 16 September: 25 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 16 September: 25 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Bodetabek Diguyur Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Bodetabek Diguyur Hujan Nanti Malam

Megapolitan
90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

Megapolitan
Keseleo Usai Rampok Rumah di Tambora, Pemuda Ini Tak Bisa Kabur hingga Ditangkap Polisi

Keseleo Usai Rampok Rumah di Tambora, Pemuda Ini Tak Bisa Kabur hingga Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kadis Pastikan Bioskop yang Beroperasi di Tangsel Siap Jalani Protokol

Kadis Pastikan Bioskop yang Beroperasi di Tangsel Siap Jalani Protokol

Megapolitan
Sejumlah Pengunjung Mal Masih Takut Nonton di Bioskop, Tak Mau Ambil Risiko Tertular Covid-19

Sejumlah Pengunjung Mal Masih Takut Nonton di Bioskop, Tak Mau Ambil Risiko Tertular Covid-19

Megapolitan
Anies dan Luhut Tinjau Proyek Tanggul Laut di Muara Baru

Anies dan Luhut Tinjau Proyek Tanggul Laut di Muara Baru

Megapolitan
Kunjungi Pembukaan Bioskop di Bintaro Xchange Mall, Kadispar Sebut Penonton Masih Sedikit

Kunjungi Pembukaan Bioskop di Bintaro Xchange Mall, Kadispar Sebut Penonton Masih Sedikit

Megapolitan
Ini Wilayah Prioritas Penanganan Banjir di Jakarta Selatan

Ini Wilayah Prioritas Penanganan Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
WNA Pemilik Visa Kini Bisa Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta

WNA Pemilik Visa Kini Bisa Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Tidak Ada Mediasi Terkait Perselisihan Nicholas Sean dan Ayu Thalia, Kasus Terus Berlanjut

Tidak Ada Mediasi Terkait Perselisihan Nicholas Sean dan Ayu Thalia, Kasus Terus Berlanjut

Megapolitan
PSI: Montreal Hanya Bayar 18,7 M untuk Formula E, Mengapa Jakarta Ditagih Commitment Fee Rp 2,4 T?

PSI: Montreal Hanya Bayar 18,7 M untuk Formula E, Mengapa Jakarta Ditagih Commitment Fee Rp 2,4 T?

Megapolitan
Polisi: Banyak Pengemudi Mobil Jadi Korban Jambret di Lampu Merah, tapi Tidak Melapor

Polisi: Banyak Pengemudi Mobil Jadi Korban Jambret di Lampu Merah, tapi Tidak Melapor

Megapolitan
Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Sopir Kontainer Ditilang karena Kelebihan Muatan

Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Sopir Kontainer Ditilang karena Kelebihan Muatan

Megapolitan
Sudah Tangkap Kaptennya, Polisi Buru Kelompok Jambret yang Incar Pengemudi Mobil di Lampu Merah

Sudah Tangkap Kaptennya, Polisi Buru Kelompok Jambret yang Incar Pengemudi Mobil di Lampu Merah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.