Pemudik Mulai Serbu Terminal Kampung Rambutan

Kompas.com - 02/08/2013, 12:36 WIB
Ilustrasi: Para pemudik memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (16/8/2012). H-3 kali ini dipastikan sebagai puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, meski turun dari jumlah tahun lalu yang mencapai 22648 penumpang.  KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Ilustrasi: Para pemudik memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (16/8/2012). H-3 kali ini dipastikan sebagai puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, meski turun dari jumlah tahun lalu yang mencapai 22648 penumpang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terminal Kampung Rambutan menjadi salah satu terminal utama untuk mengangkut pemudik. Menjelang akhir pekan, jumlah pemudik yang berangkat dari terminal yang terletak di Jakarta Timur tersebut semakin meningkat.

Menurut Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki, jumlah H-7 yang jatuh pada Kamis (1/8/2013) kemarin meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data, H-7, sebanyak 2.015 penumpang yang diberangkatkan dengan 500 bus. Jumlah ini melonjak hampir dua kali lipat dibanding H-8.

"Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat jika dibandingkan hari sebelumnya (H-8) yang jumlahnya hanya 1.205 penumpang," kata Dwi Basuki, di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2013).

Dwi memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3, mendekati Lebaran nanti. Meski demikian, memasuki akhir pekan ini, menurutnya akan ada peningkatan penumpang mudik Lebaran.

"Puncaknya yang pasti di H-3 dan H-4. Tetapi akhir pekan ini pasti ada peningkatan," ujar Dwi.

Sementara itu, hasil rekap data keberangkatan penumpang sejak H-10 sampai dengan Kamis kemarin, jumlah pemudik yang telah diberangkatkan mencapai 5.209 penumpang. Jumlah bus yang sudah diberangkatan sendiri mencapai 4.680.

Peningkatan pemudik pada momen akhir pekan tahun 2012 lalu juga menunjukkan peningkatan meski baru H-7, Minggu (12/8/2012). Saat itu jumlah penumpang yang berangkat mencapai 13.020 orang dengan 566 bus yang diberangkatkan.

Memasuki hari normal, Senin (13/8/2012), jumlah penumpang justru mengalami penurunan menjadi 9.804 orang dengan 556 armada bus yang diberangkatkan. Namun, peningkatan kembali terjadi hingga puncak arus mudiknya pada H-2 yang mencapai 32.700 penumpang dengan 614 bus yang diberangkatkan dan 12 bus tambahan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X