Jokowi Ingatkan Pedagang Pentingnya Senyum kepada Pembeli

Kompas.com - 02/09/2013, 14:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (memegang mikrofon) meresmikan pembukaan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagai tempat relokasi pedagang kaki lima, Senin (2/9/2013). Acara itu dipadati ratusan pengunjung. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (memegang mikrofon) meresmikan pembukaan Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagai tempat relokasi pedagang kaki lima, Senin (2/9/2013). Acara itu dipadati ratusan pengunjung.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ingin menjadikan Pasar Blok G Tanah Abang menjadi pusat grosir murah meriah dengan taraf internasional. Untuk itu, ia mengingatkan kepada pedagang untuk memperhatikan tata krama dalam aktivitas jual-beli.

"Kalau ada yang beli, dilayani, jangan didiemin saja. Senyum kepada pembeli itu penting," kata Jokowi dalam acara pembukaan Pasar Blok G, Senin (2/9/2013) pagi.

Jokowi yakin cita-citanya menjadikan pasar tersebut menjadi salah satu tujuan pembeli kebutuhan grosir dapat tercapai. Ia berharap semua pihak, baik pedagang maupun pengunjung, menjaga kawasan itu.

Kepada pedagang, Jokowi berharap tidak kembali berjualan di trotoar atau memakan badan jalan. Kepada pengunjung, Jokowi berharap agar mereka sama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas di pasar itu.

"Supaya masa transisi ini dapat berjalan dengan baik, sekali lagi jangan ada satu-dua (pedagang) yang keluar dari Blok G. Kalau begitu, pasti yang lain balik lagi. Kita minta semua untuk menjaganya," ujarnya.

Pasar Blok G Tanah Abang menjadi tempat baru bagi pedagang kaki lima yang semula berjualan di tepi jalan di kawasan Pasar Tanah Abang. Sebanyak 1.100 kios di Pasar Blok G telah terisi sepenuhnya.

Mulai hari ini, para pedagang itu resmi berjualan. Fasilitas yang diperbaiki di sana meliputi perbaikan rolling door, pengecatan pagar, dan perbaikan saluran air di sekitar Blok G. Adapun fasilitas yang ditambahkan adalah akses internet wide fidelity (wi-fi), sarana bermain anak, tempat parkir, serta penghijauan di sekitar pasar. Akan dibangun pula galeri anjungan tunai mandiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Rekor Baru, Depok Catat 516 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

BMKG: Waspada Pontesi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

Megapolitan
Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Megapolitan
Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Megapolitan
Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Megapolitan
BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X