Jokowi Masih Tunggu DPRD Sahkan BUMD PD Transjakarta

Kompas.com - 11/09/2013, 11:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam rapat paripurna RPJMD dan Raperda pengelolaan sampah, di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/3/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam rapat paripurna RPJMD dan Raperda pengelolaan sampah, di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/3/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memastikan telah mengirimkan draf pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Transjakarta ke DPRD DKI. Namun, hingga kini, anggota dewan belum mengesahkan draf itu.

"Sudah (dikirim), tapi belum (disahkan)," ujarnya di Balaikota, Jakarta, Rabu (11/9/2013) pagi.

Jokowi berharap anggota dewan dapat segera mengesahkan draf pembentukan BUMD PD Transjakarta tersebut sesegera mungkin. Jokowi menjelaskan, pembentukan BUMD PD Transjakarta itu penting sebagai bagian upaya revitalisasi angkutan kota di Jakarta.

Nantinya, PD Transjakarta akan menjadi wadah manajemen seluruh angkutan kota yang beroperasi di DKI. "Karena kalau nunggu PPD, terlalu lama kayaknya. Biar nanti semua (angkutan kota) dimasukin ke dalam transjakarta semua," lanjut Jokowi.

Saat ini, angkutan kota masih dikelola perorangan. Adapun hanya transjakarta yang telah memiliki satu wadah, tetapi itu masih berbentuk Badan Layanan Umum (BLU), yakni BLU Transjakarta.

Wadah itu dirasa kurang bisa melakukan kewenangan lebih mengatur angkutan. Sementara PPD masih belum jelas kapan akan dihibahkan dari Kementerian BUMN kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hingga saat ini, prosesnya masih berada di DPR.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan Ratusan Butir Narkoba dari Tangan Penyuplai Vitalia Sesha

Polisi Amankan Ratusan Butir Narkoba dari Tangan Penyuplai Vitalia Sesha

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X