Kompas.com - 30/10/2013, 15:52 WIB
Kemacetan panjang terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto di depan gedung DPR/MPR, akibat unjuk rasa buruh pada 17 Juni 2013. Ratusa buruh berunjukrasa mendesak DPR menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. TRIBUNNEWS/HERUDINKemacetan panjang terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto di depan gedung DPR/MPR, akibat unjuk rasa buruh pada 17 Juni 2013. Ratusa buruh berunjukrasa mendesak DPR menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM.
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, aksi mogok kerja nasional oleh buruh pada Kamis (31/10/2013) dan Jumat lusa kemungkinan besar akan menyebabkan kemacetan lalu lintas di sejumlah lokasi. Aksi buruh itu tidak hanya dilakukan di Jakarta dan sekitarnya, tetapi juga kota-kota lain di Indonesia.

Said mengatakan, aksi buruh esok hari akan dilakukan di kawasan industri Pulogadung, Sunter, Tanjung Priok, Cilincing, dan Marunda. Buruh juga melakukan hal yang sama di kawasan industri Jatake, Cikupa, Tangerang Selatan, Balaraja, dan Bintaro. Menurut Said, konsentrasi buruh paling besar kemungkinan berada di kawasan Cikarang, Bekasi.

Said menyebutkan, rombongan buruh kemungkinan juga akan menambah kepadatan lalu lintas saat melewati sejumlah pintu tol, seperti Cakung, Bekasi, Cibitung, Cikarang, Karawang, Cipularang, dan Purwakarta. Ia memperkirakan, arus lalu lintas di pintu tol Sidoarjo, Pasuruan, Semarang, Jalur Pantura, Subang, Indramayu, Pekalongan, dan Demak bertambah padat saat rombongan buruh melintas.

"Tidak ada penutupan, tetapi hanya efek dari penumpukan massa, ada yang ribuan, puluhan ribu, atau ratusan ribu. Tidak akan menutup jalan tol, tetapi akan memang terjadi kemacetan di mana-mana," kata Said dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Said mengimbau masyarakat menghindari wilayah-wilayah itu agar tidak terkena dampak pergerakan massa buruh yang ingin menyampaikan tuntutan mereka. Menurut Said, saat ini 2 juta buruh sudah memastikan akan bergabung dalam aksi mogok massal. Ia menargetkan peserta mogok massal sampai 3 juta buruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Megapolitan
Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Megapolitan
Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Megapolitan
GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.