Kompas.com - 12/11/2013, 16:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Duta Besar Denmark untuk Indonesia Martin Bille Hermann (kiri), saat menjawab pertanyaan wartawan di Balaikota Jakarta, Rabu (6/2/2013). Pertemuan keduanya dilakukan untuk membahas kerja sama yang ditawarkan pemerintah Denmark untuk menyelesaikan berbagai permasalahan Ibu Kota. KOMPAS.com/Indra AkuntonoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Duta Besar Denmark untuk Indonesia Martin Bille Hermann (kiri), saat menjawab pertanyaan wartawan di Balaikota Jakarta, Rabu (6/2/2013). Pertemuan keduanya dilakukan untuk membahas kerja sama yang ditawarkan pemerintah Denmark untuk menyelesaikan berbagai permasalahan Ibu Kota.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Para duta besar negara Uni Eropa mengundang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk makan siang di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (12/11/2013) siang. Makan siang tersebut, diakui Jokowi, sebagai bentuk penjajakan negara-negara itu untuk berinvestasi berbagai bidang di Jakarta.

"Mereka itu menawarkan e-government, waste management, pemecahan persoalan banjir, dan lain-lain. Mereka mau bantu kita dengan segala pengalaman yang mereka punya," ujar Jokowi seusai pertemuan yang berlangsung tertutup.

Sebagai tamu undangan, Jokowi bangga karena dilirik oleh negara Uni Eropa yang ingin menanamkan investasinya di Jakarta. Namun, Jokowi mengaku belum memutuskan, bidang apa yang akan dijalin kerja samanya dengan negara-negara itu.

"Belum. Nantilah, satu per satu, kita sedang mempertajam saja satu sama lain. Saya kira peluang (investasi) sama," ujar Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta tersebut pun memastikan jika kerja sama jadi dilakukan, bukan berarti negara asing semena-mena terhadap Jakarta. Ia meyakinkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan pihak yang tetap akan memegang kendali sehingga kerja sama tersebut menguntungkan Jakarta.

Jokowi berharap kerja sama dengan negara asing bukan hanya mampu memecahkan persoalan di Ibu Kota, tetapi yang jauh lebih penting terjadi transfer teknologi serta transfer informasi supaya warga Jakarta mampu maju untuk memecahkan seluruh persoalan dalam kotanya dengan menggunakan karya-karya orisinalnya sendiri.

Acara makan siang dan pertemuan itu berlangsung tertutup di ruangan VIP Hotel Pullman, Jakarta Pusat. Acara yang berlangsung sekitar 60 menit tersebut dihadiri 20 duta besar negara-negara Uni Eropa untuk Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Pengelola: Libur Lebaran dan Perawatan

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 7 Mei: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 204 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Kasus Pria Pukul Bocah Berujung Damai, Kejari Kota Tangerang Terapkan Restorative Justice

Megapolitan
Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Bentrokan Antar-Kelompok Terjadi di Pejaten Timur

Megapolitan
Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Dua Skenario Polisi Antisipasi Masuknya Pemudik ke Kota Bogor

Megapolitan
Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Hindari Motor, Mobil Pajero Terbalik Setelah Tabrak Lampu Merah di Cideng Timur

Megapolitan
Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Hari Kedua Larangan Mudik, Hanya 25 Orang Berangkat dari Terminal Kalideres

Megapolitan
UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 7 Mei: Tambah 783 Kasus di Jakarta, 22 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Pemprov DKI Putuskan Tempat Wisata Tetap Dibuka Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Polisi Sekat 58 Kendaraan yang Melintas di Posko Penyekatan dan Posko Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, 515 Orang di Jakarta Ajukan SIKM, 137 Ditolak

Hari Pertama Larangan Mudik, 515 Orang di Jakarta Ajukan SIKM, 137 Ditolak

Megapolitan
Aturan Keluar Masuk Jabodetabek saat Masa Larangan Mudik 2021

Aturan Keluar Masuk Jabodetabek saat Masa Larangan Mudik 2021

Megapolitan
Kadisdik DKI: Seluruh Proses PPDB Tahun Ajaran Baru 2021 Dilaksanakan Secara Online

Kadisdik DKI: Seluruh Proses PPDB Tahun Ajaran Baru 2021 Dilaksanakan Secara Online

Megapolitan
Kepala Minimarket Ikut dalam Komplotan Maling, Curi Uang Rp 87 Juta dari Brankas

Kepala Minimarket Ikut dalam Komplotan Maling, Curi Uang Rp 87 Juta dari Brankas

Megapolitan
Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X