Pengendara Motor Paksa Tukang Parkir Liar

Kompas.com - 07/01/2014, 13:05 WIB
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengangkut lima sepeda motor diparkir di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2014). Razia ini dilakukan terkait masih maraknya parkir liar di kawasan niaga tersebut. KOMPAS.com/UMMI HADYAH SALEHPetugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengangkut lima sepeda motor diparkir di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2014). Razia ini dilakukan terkait masih maraknya parkir liar di kawasan niaga tersebut.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Diangkutnya motor yang parkir sembarangan di trotoar Jalan KH Mas Mansyur okeh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, tidak membuat kapok pengendara motor. Tetap saja ada pengendara motor yang parkir sembarangan.

Ubay (30), salah seorang petugas parkir, mengaku terpaksa membuka kembali lahan parkir di depan Metro Tanah Abang. Menurutnya, lahan tersebut merupakan lahan tempatnya mengais rezeki.

"Habis bagaimana kita kan cari makan, kalau kita digusur, harusnya kita-kita ini ya dikasih pekerjaan," ujar Ubay, saat ditemui Kompas.com, Selasa (7/1/2014).

Ubay mengaku khawatir jika motor-motor yang diparkir di situ akan diangkut lagi oleh Dishub. Ia juga tak tega dengan pengendara yang motornya diangkut.

Hal senada diungkapkan Ahmad (35), petugas parkir di area Metro Tanah Abang. Menurutnya, para pengendara motorlah yang memaksa mereka kembali membuka lahan parkir.

"Kita juga pengen kerja, tapi cari kerja kan susah. Lagian pelanggan kita juga sudah tahu dan biasa parkir di sini, soalnya kan kalau masuk parkirnya ribet," katanya.

Pantauan Kompas.com, parkir liar masih memenuhi di sepanjang jalan Wahid Hasyim, Jalan Metro Tanah Abang, Jalan Fahrudin, dan Stasiun Tanah Abang. Berbagai cara yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, mulai dengan menggembosi ban motor, mencabut pentil hingga menganggkut motor tidak mempan membuat pengendara motor kapol parkir sembarangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Megapolitan
Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Megapolitan
Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Megapolitan
Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

Megapolitan
Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Megapolitan
Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Megapolitan
Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X