Kompas.com - 10/01/2014, 11:00 WIB
Suasana ruang tunggu Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (10/1/2014) pagi. Hari ini Bandara Halim Perdanakusuma mulai dibuka sebagai bandara komersial. KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSSuasana ruang tunggu Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (10/1/2014) pagi. Hari ini Bandara Halim Perdanakusuma mulai dibuka sebagai bandara komersial.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com — Warga sekitar Bandara Halim Perdanakusuma merasakan bahwa lalu lintas udara dan di jalan sekitar bandara bertambah. Meski demikian, tidak tampak ada kemacetan lalu lintas di sekitar bandara.

Muji (40), warga RT 07/RW 10, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, mengatakan, sejak pagi tadi terdengar telah banyak suara pesawat yang melintas di atas rumahnya. Meski rumahnya tak terlalu dekat dengan bandara, ia merasakan kebisingan dari pesawat yang lepas landas atau mendarat.

"Dari jam 7 pagi tadi sudah berisik, banyak pesawat yang terbang. Kalau saya lihat di TV sih katanya dari Yogya yang terbang dan mendarat dari Halim," katanya kepada Kompas.com, Jumat (10/1/2013).

Meski demikian, Muji tidak mempermasalahkan kebisingan suara tersebut. Ia memaklumi itu karena itulah risiko bagi warga yang tinggal di dekat bandara.

Tak hanya lalu lintas udara, arus lalu lintas menuju ke sana pun bertambah, baik bus maupun kendaraan pribadi. "Damri sudah ada dari tadi yang masuk bandara. Banyak mobil-mobil juga," kata Richard (35), seorang tukang ojek di sekitar bandara. Meski demikian, penambahan volume kendaraan tersebut tidak menimbulkan efek macet di sekitar bandara.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, pemfungsian Bandara Halim sebagai bandara domestik untuk menopang arus Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng yang sudah sangat padat. Beberapa maskapai dipindahkan rutenya penerbangan ke Halim secara bertahap.

Pada hari ini, maskapai Citilink tujuan Yogyakarta, Malang, dan Semarang mulai beroperasi. Selanjutnya akan diikuti oleh Garuda Indonesia pada bulan Februari dan Air Asia pada bulan Maret.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.