Kompas.com - 07/02/2014, 14:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dikelilingi wartawan media negara asing yang mewawancarainya dalam perjalanan menuju Koja, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2014). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dikelilingi wartawan media negara asing yang mewawancarainya dalam perjalanan menuju Koja, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Wartawan media massa Indonesia kerap merasa penasaran atas jawaban Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo jika ia ditanya tentang wacana pencalonan dirinya sebagai presiden Indonesia. Tak hanya wartawan di Indonesia, wartawan asing pun merasakan hal yang sama atas jawaban Jokowi.

Adalah Jeff Hutton, wartawan The Christian Science Monitor, di Amerika Serikat, yang penasaran dengan pencalonan Jokowi sebagai presiden. Pada Jumat (7/2/2014) pagi, Jeff bertanya soal rencana pencalonan Jokowi untuk duduk sebagai RI-1. Lalu, apa jawaban Jokowi?

"I don't think about that," kata Jokowi. Jawabannya sangat mirip dengan pernyataan Jokowi ketika ditanya wartawan Indonesia. "Ndak mikir copras-capres," begitulah kira-kira.

Jeff yang didampingi seorang penerjemah hanya tersenyum. Dia masih penasaran dan bertanya kepada Jokowi, apakah nanti pencalonannya sebagai presiden akan diumumkannya sendiri atau diserahkan ke mekanisme partainya, PDI Perjuangan.

"You can ask that to Ibu Mega. I concentrate to my job as Governoor of Jakarta," ujar Jokowi.

Kepada wartawan bule itu, Jokowi mengatakan bahwa Pemprov DKI memiliki segudang masalah dengan banjir dan kemacetan. Pada dua hal itulah Jokowi mengonsentrasikan pekerjaannya sebagai gubernur. Mendengar itu, Hutton pun tersenyum.

Meski selalu memuncaki survei elektabilitas calon presiden 2014, Jokowi selalu enggan mengomentarinya. Ia kerap menjawab para wartawan dengan kata-kata "tidak tahu", "tidak mikir" atau jawaban lain yang tidak mengarah pada pencapresan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Megapolitan
Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Megapolitan
Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Megapolitan
Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Megapolitan
Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Megapolitan
PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

Megapolitan
Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Megapolitan
Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Megapolitan
Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Megapolitan
12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X