Kompas.com - 03/04/2014, 16:38 WIB
Kemacetan panjang terjadi di Jalan Martadinata, Tangerang Selatan, Kamis (3/4). Kemacetan terjadi karena adanya penyempitan jalur akibat jalan dari dua arah rusak parah. Kompas/Lucky Pransiska (UKI) 03-04-2104 Lucky Pransiska (UKI)Kemacetan panjang terjadi di Jalan Martadinata, Tangerang Selatan, Kamis (3/4). Kemacetan terjadi karena adanya penyempitan jalur akibat jalan dari dua arah rusak parah. Kompas/Lucky Pransiska (UKI) 03-04-2104
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pekerjaaan Umum DKI Jakarta Manggas Rudi Siahaan, mengatakan, beberapa jalan berlubang di Jakarta yang berstatus jalan nasional tidak dapat diperbaiki pada tahun 2014. Alasannya, Kementerian Pekerjaan Umum tidak memiliki anggaran untuk memperbaikinya.

Menurutnya, beberapa jalan tersebut adalah Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, dan Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Karena itulah, kata Manggas, Dinas PU menjalankan kebijakan darurat, yakni dengan cara menambal lubang-lubang di jalan tersebut.

"Ya, kita koordinasi terus sama Kementerian PU. Cuma dari Kementerian bilang tahun ini anggarannya belum ada, dan baru ada tahun depan. Ya kalau begitu kami masuk untuk menutup lubang-lubang darurat agar tidak ada yang celaka," kata Manggas di Balaikota Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Manggas mengklaim, seluruh jalan berlubang yang ada di Jakarta sudah diperbaiki, baik dengan pengaspalan, pembetonan, maupun dengan penambalan lubang.

"Yang terpenting kita bikin yang terbaik buat masyarakat, jangan ada lubang dan jalan rusak. Jadi, mungkin sekitar 90 persen lebih sudah kita benahi," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

[Update 19 April]: Bertambah 973, Covid-19 di Jakarta Tembus 400.048 Kasus

Megapolitan
Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Penjaga Sedang Shalat Tarawih, Motor Milik Penghuni Rumah Kos di Setiabudi Digasak Maling

Megapolitan
Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Rizieq Shihab Tanya ke Saksi: Massa Megamendung Sambut Saya dengan Benci atau Cinta?

Megapolitan
Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Tinjau Korban Kebakaran di Taman Sari, Anies Sebut 130 Rumah Ludes Terbakar

Megapolitan
Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Sandiaga Uno: Mudik Enggak Boleh, Wisata Diperbolehkan dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Salip Truk di Daan Mogot, Pengendara Motor Tabrak Trotoar lalu Jatuh dan Tewas Tertabrak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X