Helikopter dan "Boat" Antar Distribusi Logistik Pemilu ke Kepulauan Seribu

Kompas.com - 08/07/2014, 11:17 WIB
Wisatawan yang selesai berlibur di Kepulauan Seribu turun dari kapal yang bersandar di Dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (6/1/2013). Kompas/Heru Sri Kumoro Wisatawan yang selesai berlibur di Kepulauan Seribu turun dari kapal yang bersandar di Dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (6/1/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Seribu Sumarno, mengatakan, persiapan dan distribusi logistik pemilu di Kabupaten Kepulauan Seribu sudah terdistribusi semua dan lengkap.

"Untuk distribusi logistik sangat didukung cuaca yang cukup baik pada kemarin dan hari ini. Sehingga, kapal kayu yang mengangkut logistik ke enam kelurahan dan 40 tempat pemungutan suara berjalan lancar," kata Sumarno kepada Kompas.com, Selasa (8/7/2014).

Selain itu, tambah dia, pengiriman logistik ke anjungan minyak lepas pantai yang masih berada di kabupaten Kepulauan Seribu juga berjalan lancar tanpa kendala. Distribusi logistik ke kilang minyak tersebut menggunakan tagboat dan helikopter.

Adapun jumlah daftar pemilih tetap di kepulauan seribu sendiri sebanyak 19.594 yang tersebar di 40 TPS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Selama Pandemi, Dinas LH DKI Musnahkan 1,5 Ton Limbah Masker

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Update Covid-19 di Kota Bekasi: Rawalumbu Jadi Kecamatan dengan Kasus Aktif Terbanyak

Megapolitan
Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Cerita Arif Yahya Pasien Klaster Liburan: Saya Dulu Tidak Percaya Covid-19 Ada

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siap Digunakan untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19 Pekan Depan

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siap Digunakan untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19 Pekan Depan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasutri yang Tawarkan Investasi Fiktif, Kerugian Korban Rp 39 Miliar

Polisi Tangkap Pasutri yang Tawarkan Investasi Fiktif, Kerugian Korban Rp 39 Miliar

Megapolitan
Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, IDI Bingung Apa Indikatornya

Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, IDI Bingung Apa Indikatornya

Megapolitan
Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei

Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Nota Keberatan John Kei

Megapolitan
Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Pemkot Tertibkan Permukiman Liar di Sekitar Tumpukan Sampah di Bekasi Barat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Tangerang Tambah Tempat Pengungsian

Megapolitan
Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Daya Beli Masyarakat Menurun, Banyak Pengusaha Warteg Terancam Gulung Tikar

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Megapolitan
KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

KPU Tangsel Sebut Pembukaan Kotak Suara Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol JORR Bekasi Barat

Pemkot Bekasi Akui Kesulitan Pindahkan Tumpukan Sampah di Samping Tol JORR Bekasi Barat

Megapolitan
Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Diperiksa Terkait Senjata Api Suaminya, Nindy Ayunda Diajukan 17 Pertanyaan

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

UPDATE 27 Januari: Pasien Berkurang, RS Wisma Atlet Rawat 3.785 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X