Penjelasan Dishub DKI soal Area Parkir Kolong Jembatan Grogol

Kompas.com - 13/08/2014, 20:46 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar Alsadad RudiKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar menuturkan bahwa awal mula kolong Jembatan Layang Grogol, Jakarta Barat, digunakan sebagai area parkir berawal dari banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan, terutama di sekitar Universitas Trisakti.

Agar tak mengganggu arus lalu lintas, maka lokasi parkir dipindahkan ke kolong jembatan layang tersebut. "Dulu di sekitar Trisakti banyak yang parkir di pinggir jalan. Supaya tidak mengganggu, jadinya dipindahkan di bawah flyover," kata Akbar kepada Kompas.com, Rabu (13/8/2014).

Meski demikian, Akbar belum tahu apakah area parkir tersebut memiliki izin resmi dari Dinas Perhubungan. Ia mengaku akan segera mengeceknya ke UPT Perparkiran selaku pihak yang membawahi perparkiran di Jakarta.

"Apakah resmi ada izin atau tidak, saya cek dulu di UPT Perparkiran," ujar mantan Kepala BLU Transjakarta itu.

Sebelumnya diberitakan, pengelola area parkir di kolong Jembatan Layang Grogol, Martoji (53), mengatakan, banyak mahasiswa dan pekerja yang memarkirkan kendaraan di tempatnya. Untuk tarif sepeda motor dipatok Rp 3.000, sementara mobil dikenakan tarif Rp 5.000 tanpa batasan waktu.

Ia mengklaim telah memiliki izin dari Dishub. "Banyak yang bilang ini parkir liar, tapi ini sudah diresmikan oleh Dishub DKI tahun 2.000. Bukan parkir liar kok, bukan," ujar Martoji kepada Kompas.com, Rabu siang di lokasi.

Baca juga: Jakarta Semrawut, Pengelola Area Parkir Kolong Jembatan Grogol Klaim Punya IzinDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung Cyber di Jakarta Selatan Terbakar

Gedung Cyber di Jakarta Selatan Terbakar

Megapolitan
Saat Anies Mulai Menjaga Jarak dari Kelompok 212...

Saat Anies Mulai Menjaga Jarak dari Kelompok 212...

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Putar Balik Bus yang Bergerak Menuju Reuni 212

Polres Metro Bekasi Putar Balik Bus yang Bergerak Menuju Reuni 212

Megapolitan
Masjid Istiqlal Jakarta Dijaga Ketat Aparat Gabungan, Warga Dilarang Masuk

Masjid Istiqlal Jakarta Dijaga Ketat Aparat Gabungan, Warga Dilarang Masuk

Megapolitan
Bubarkan Massa Reuni 212, Polres Jakpus Kerahkan Mobil Raisa dan Polisi Bermotor

Bubarkan Massa Reuni 212, Polres Jakpus Kerahkan Mobil Raisa dan Polisi Bermotor

Megapolitan
Polisi Sebut 23 Peserta Reuni 212 yang Terjaring di Ciputat Umumnya Anak-anak

Polisi Sebut 23 Peserta Reuni 212 yang Terjaring di Ciputat Umumnya Anak-anak

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tindak Tegas Panitia Reuni 212 yang Arahkan Massa ke Patung Kuda

Polda Metro Jaya Akan Tindak Tegas Panitia Reuni 212 yang Arahkan Massa ke Patung Kuda

Megapolitan
Massa Reuni 212 Bubar, Jalan Wahid Hasyim ke Arah Tanah Abang Lancar

Massa Reuni 212 Bubar, Jalan Wahid Hasyim ke Arah Tanah Abang Lancar

Megapolitan
Enggan Dibubarkan, Peserta Reuni 212: Kemarin Demo Buruh Boleh, Kita Cuma Reuni

Enggan Dibubarkan, Peserta Reuni 212: Kemarin Demo Buruh Boleh, Kita Cuma Reuni

Megapolitan
Polisi di Pos Sekat Ciputat Jaring 23 Orang yang Hendak Ikut Reuni 212

Polisi di Pos Sekat Ciputat Jaring 23 Orang yang Hendak Ikut Reuni 212

Megapolitan
Ada Reuni 212, Perjalanan KRL Hari Ini Tetap Normal

Ada Reuni 212, Perjalanan KRL Hari Ini Tetap Normal

Megapolitan
Antisipasi Pergerakan Massa Reuni 212, Polisi Berjaga di Stasiun Bogor

Antisipasi Pergerakan Massa Reuni 212, Polisi Berjaga di Stasiun Bogor

Megapolitan
Massa Reuni 212 Padati Jalan Wahid Hasyim, Mobil hingga Bajaj Terobos Separator untuk Putar Balik

Massa Reuni 212 Padati Jalan Wahid Hasyim, Mobil hingga Bajaj Terobos Separator untuk Putar Balik

Megapolitan
Saat KSAD Dudung Turun Tangan Cek Pengamanan Reuni 212...

Saat KSAD Dudung Turun Tangan Cek Pengamanan Reuni 212...

Megapolitan
Peserta Reuni 212: Tidak Pulang Sebelum Ada Arahan

Peserta Reuni 212: Tidak Pulang Sebelum Ada Arahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.